BERBAGI
Fly Over Laluan Madani Batam | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Proyek pengerjaan ‘Fly Over’ alias jembatan layang di seputaran Simpang Jam, Baloi, Batam terus dikebut pengerjaannya. Bahkan hingga sore tadi, aktifitas para pekerja masih terlihat, Minggu (7/4/2017).

Dalam proyek besarnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam disebut bakal menamai jalur atau jembatan layang itu dengan julukan ‘Fly Over Laluan Madani’.

Untuk mempercepat penyelesaian dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak pelaksana pembangunan itu mengambil langkah untuk menutup akses lalulintas tersebut.

Penutupannya bersifat sementara, untuk menjauhkan kepadatan lalulintas selama proyek penyatuan badan jembatan layang itu dilakukan. Secara menyeluruh, perempatan jalan yang terkenal kesibukannya itu akan ditutup untuk sementara.

Penutupan jalan akan dilakukan mulai esok hari, Senin (8/5/2017) sampai dengan 19 Juni. “Jalan akan dibuka kembali, tepatnya H-7 hari raya Idul Fitri,” Andre Sahat Sirait, MT, pejabat pembuat komitmen dua (Batam-Galang) yang turut bertanggung jawab dalam proyek raksasa di Batam itu.

Baca Juga:  Polres Bintan vs Polsek Jajaran: Skor 2-1

Walikota Batam, H. M. Rudi, saat dikonfirmasi beberapa saat lalu turut membenarkan langkah penutupan jalan itu. “Untuk sementara saja, supaya gak ada gangguan maupun kendala saat menyatukan badan jembatan layang itu,” kata Rudi, beberapa saat lalu.

Lebih lanjut diceritakannya, pengerjaan jembatan layang itu dilakukan untuk mengurai kemacetan, memperkaya kecantikan tata kota, serta menghilangkan potensi genangan air, maupun banjir yang kerap terjadi dikala hujan lebat mengguyur.

“Kita kan mau Batam yang bebas banjir, rapih dan tertata. Jadi ini, adalah proyek untuk memulai harapan itu. Kedepan, semua kendala yang sering kita alami dapat teratasi dengan kehadiran Fly Over Laluan Madani ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Rapat Terkait Kerusakan Infrastruktur Akibat Hujan, Apri Sujadi ; Semua Sepakat Pulihkan Yang Rusak

“Selama penutupan, saya harap pengendara bisa makhlum dan mengikuti pengalihan atau rekayasa lalulintas yang dilakukan polisi (Satlantas Polresta Barelang). Jangan lawan arus, apalagi menerobos masuk ke jalan yang ditutup ini. Bahaya,” imbuhnya.

Nah, bagi anda, masyarakat Batam yang biasa melalui ruas jalan itu dianjurkan untuk mencari alternatif jalan lainnya. Imbauan ini disuarakan untuk membantu percepatan pengerjaan jalan, serta menghindarkan kemacetan lalulintas yang bisa saja mengular.

Bagi anda yang penasaran melihat wujud asli sang ‘Fly Over’ perdana di Batam ini, saksikan video di link berikut:

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY