CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sesaat setelah ditemukan, tumpukan tulang-belulang diduga rangka manusia di sekitar hutan lindung, tak jauh dari perumahan Sandona, Baloi, Selasa (18/4/2017) siang. Petugas kepolisian langsung bertindak cepat.
Ya, petugas langsung memasangi garis polisi, mengambil kardus dan memasukkan tumpukan tulang-belulang yang ditemukan ke dalam kerdus tersebut. “Selain itu, beberapa benda yang dijumpai juga kita bawa,” kata seorang petugas di lokasi penemuan kerangka itu.
Disebutkan, pihaknya membawa barang-barang tersebuit menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam. Dibawanya beberapa barang tersebut disebut untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk keperluan autopsi, sekalian keperluan penyelidikan,” imbuhnya.
Sepanjang proses pengambilan beberapa benda, lengkap dengan susunan kerangka itu cukup banyak warga sekitar yang memadati sekeliling garis polisi. “Saya penasaran, katanya ada mayat. Makanya saya lihat, eh ternyata sudah jadi kerangka,” ucap Rangga, seorang warga dari Perumahan Sandona, Baloi.
Tak lama, petugas menyatakan selesai mengambil beberapa barang bukti dan langsung bergegas membawa kardus berisi penuh kerangka yang tampak telah mengering itu. “Awas-awas, kita bawa dulu (barang bukti). Lebih baik warga bubar dari tempat ini, kita sudah selesai,” imbau petugas kepada warga yang memadati lokasi tersebut.

