BERBAGI
Foto Rizaldi saat pengambilan visum di RSUP Tanjungpinang

CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG –Diduga karena sering protes keberadaan judi berkedok gelanggan permainan (gelper), Rizaldi Saragih mendapat pukulan dari seorang yang diduga merupakan orang kepercayaan pemilik tempat haram itu.

Selain mandapat pukulan, Rizaldi juga diancam akan di bunuh.

“Bagian pipi kiri saya lebam akibat dihantam pakai gempalan tinju dia. Terus, saat dia mencoba memukul kedua kali saya mengelak sehingga pukulan itu tidak mendarat ke wajah saya lagi,”ujarnya, Rabu (10/3).

“Bahkan, saya juga diancam akan dibunuh,”lanjutnya.

Ia menjelaskan, kejadian naas itu bermula ketika dirinya sedang menuju masjid agung dengan tujuan menunaikan sholat. Setibanya di sekitar jalan Tugu Pahlawan, tiba-tiba dipepet oleh pengendara yang memakai helm dan masker langsung memberikan pukulan terhadap RS sebanyak dua kali.

Baca Juga:  Batam Masih Level 2, Rudi Ajak Masyarakat Lawan Covid-19

“Begitu motornya pas berada di samping saya, dia langsung menendang motor yang saya kendarai. Begitu saya rem, dia langsung memukul saya secara membambi buta tanpa ngomong sedikit pun,”jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, usai mendapat pukulan yang kedua sang pengendara motor yang belakangan diketahui berinisial TL itu mengatakan “Untung aku ketemu kau di tempat ramai. Kalau di tempat sepi, saya sudah bunuh kau,”

Saat ditanya dugaan pemukulan yang dilakukan TL, mengatakan lantaran dirinya sering protes keberadaan judi gelper yang ada di Tanjungpinang. Protes itu ia layangkan lantaran tempat itu telah banyak meresahkan ibu rumah tangga (IRT) lantaran uang belanja selalu dipakai buat judi.

Baca Juga:  Dewan Pers Minta MK Tolak Judicial Review UU Pers

“Tempat judi itu banyak meresahkan mayarakat. Termasuk saya, dan memang protes itu saya sering posting¬† media sosial facebook. Makanya tempat itu pada hari Senin (8/3) lalu ditutup,”timpalnya.

Dugaan pemukulan itu, lanjut lagi, lantaran TL tidak terima tempat judi yang diduga menjadi tempat kerja TL sebagai kaki tangan bos judi.

“Saya kenal dia TL pas dia buka helm dan masker. Makanya saya menduga dia itu sakit hati lantaran gelper sudah ditutup sehingga dia tidak terima dan melakukan penganiayaan hingga ancaman terhadap saya,”pungkasnya.¬†(Leo)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY