CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kapolsek Bintan Timur (Bintim), Kompol Krisna melalui Kanit Reskrim, Iptu Indra Malau mengatakan, remaja berinisial Melati (nama samaran) korban pelehan pria brinisial MS (59) sudah kembali sekolah.
“Awalnya memang sempat trauma hingga tidak berani ke sekolah, namun saat ini trauma itu sudah (mau sekolah),” katanya, Jumat (28/2).
Ia menjelaskan, Melati (14) merupakan teman sekolah dari putri MS. Kedekatan dengan sang putri tersangka ini memuat Melati sering menginap di MS.
“Peristiwanya tanggal 14 January 2020 saat korban tidur di rumah temanya anak MS di Jalan Nusantara km 23. MS melakukan hubungan suami istri dengan korban tanpa diketahu istri dan anaknya MS,” kisahnya.
Tidak terima dengan perlakuan MS, melati melaporkan ke kedua orang tuanya. Kemudian oleh orang tua Melati langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bintan.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk memulihkan rasa trauma, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak Pekerja Sosial (Peksos) untuk melakukan pendampingan. Tujuannya, untuk melihat sampai sejauh mana dampak psikologi anak ditengah kasus yang menimpanya.
“Jadi pihak Peksos sudah kita undang untuk memberikan pendampingan kepada anak,”lanjutnya.
Masih kata Indra, ia berharap dengan kejadian seperti yang dialami oleh Melati menjadi pelajaran buat orang tua yang memiliki anak gadis.
“Kalau dari kami, kami menghimbau agar orang tua supaya memberikan perhatian pada anaknya. Sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi,”pungkasnya. (Ndn)

