BERBAGI
Dewan Komisaris PT. BIS Drs.Azirwan

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bintan Inti Sukses (BIS) sempat mengeluh atas penutupan bauksit yang sempat beroperasi di wilayah Bintan beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan oleh Dewan Komisaris PT. BIS Azirwan karena hanya sekitar 6 bulan beroperasi, bauksit menyumbang ke PAD hingga Rp 4 milliar.

“Operasinya sekitar 6 atau 7 bulan kita bisa dapat sekitar 4 miliar,tetapi sekarang nol karena tidak jalan lagi,” ujarnya, Rabu (12/6/2019).

Ia menjelaskan penghasilan yang didapat dari bauksit yaitu usaha lego jangkar. PAD Rp 4 Milliar itu kata dari hasil setiap kapal bauksit itu masuk ke perairan Bintan.

“Tapi sekarang kan bauksit tutup. Jadi kita harus cari ide lain untuk meningkatan PAD kita,” ucapnya.

Ditanya terkait usaha yang disedang dikembangkan oleh PT milik Bintan itu, ia mengatakan sedang  melirik bidang usaha bongkar muat kontainer yang direncanakan akan dibuat Buffer Zone di Pelabuhan Sungai Kolak di Kijang.

“Kita menilai usaha ini berpontensi makanya kita melirik, tetapi yang saya sampaikan ini baru tahap perancangan, dan sudah saya sampaikan kepada pak Bupati,” jelasnya.

Ditanya usaha apa saja yang saat ini dikelola oleh BUMD Bintan, mengatakan seperti SPBU dan Hotel.

Dulu sempat mengelola pasir, hanya saja pasir saat ini nasibnya sama seperti bauksit sudah tutup. Sehingga penghasilan untuk kedua tambang saat ini sudah tidak ada.

“Pasir juga sudah tutup karena tidak ada perpanjangan izin. Tapi bagaimanapun kami tetap melakukan upaya meningkatakan PAD melalui BUMD yang kami kelola ini,” pungkasnya.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY