BERBAGI
Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto saat menunjukan ratusan HP ilegal yang diseludupkan penumpang MV Dumai Line 3 dari Batam

CENTRALBATAM.CO.ID, DUMAI – Penyelundupan ratusan unit handphone ilegal berhasil digagalkan tim F1QR, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Selasa (10/3/2020).

Ratusan handphone selundupan tersebut dibawa dari Batam, Provinsi Kepri dan rencana dikirim ke Bengkalis, Riau.

“Ya, selain ratusan unit handphone kita juga mengamankan dua orang yakni KT (32) dan SI (37) saat akan menyelundupkan barang ilegal ini ke Bengkalis,” ungkap Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto, Jumat (13/3/2020)

Wahyu mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian tim F1QR langsung melaksanakan pemantauan.

Sekitar pukul 13.20 WIB, Selasa (10/3/2020), Tim F1QR Lanal Dumai mendeteksi ada 2 orang yang masing-masing membawa tas gendong dan 1 dus kecil berwarna coklat yang turun dari kapal Ferry MV Dumai Line 03.

Melihat penumpang yang turun dari kapal serupa dengan ciri-ciri yang disebutkan saksi pelapor, kemudian Tim F1QR melaksanakan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil menangkap tersangka KT sementara tersangka SI berhasil melarikan diri.

“Dari penangkapan tersangka KT petugas mengamankan tas gendong tersangka berisikan 110 unit handphone merek Apple, 7 unit merek Xiaomi dan 5 unit merek G,” ujar Danlanal.

Sementara tersangka SI yang sebelumnya sempat kabur tersebut kembali berhasil diamankan di pelabuhan saat akan kabur menuju ke Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Tersangka SI kita amankan di Pelabuhan saat hendak kabur ke Selatpanjang namun tas yang dibawanya berisikan HP sudah tidak ada lagi yang menurut pengakuan tersangka SI sudah diserahkan kepada penerima yang juga sudah kabur,” jelas Danlanal.

Dari keterangan kedua tersangka mereka sudah dua kali berhasil menyeludupkan HP asal Batam tersebut.

“Kedua pelaku diduga melanggaran Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan UU No. 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan, serta Pasal 8 Ayat 1 Huruf A dan J, Juncto UU No. 8 Th. 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan kita akan melakukan koordinasi dengan pihak Bea dan Cukai terhadap penangkapan ini,” ujarnya.(centralbatam.co.id/Jundey Bresly)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY