BERBAGI
Bupati Bintan, Apri Sujadi

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Untuk menyeleraskan pembangunan iman Sumber Daya Manusi (SDM), Bupati Bintan, Apri Sujadi sumbangka Rp 20 juta untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Kasim Nahdatul, Kijang.

Penyerahan bantuan ini dialkukan Apri dilokasi Masjid desa Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Minggu (8/1/2017).

Pada kesempatan itu Apri mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengapresiasi berbagai komponen masyarakat yang melakukan pembangunan pondok pesantren. “Karena hal ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta ilmu Agama. Dengan demikian dapat tercipta manusia yang cerdas dan beriman,” kata Apri.

Ia juga mengatakan Pendirian Pondok Pesantren ini sejalan dengan keinginan dan program Pemkab untuk penyerataan serta mewujudkan rumah-rumah tahfiz.

“Tentunya dengan adanya Pesantren Ibnu Kasim di bawah naungan Yayasan Pendidikan Shahibain ini, hendaknya bisa menjadi salah satu pesantren yang memberikan pembelajaran ilmu agama kepada generasi penerus Bintan,” ujar Bupati yang saat ini mendapat banyak kritikan itu.

Usai memberi bantuan, Apri mendapat berbagai dukungan masyarakat sekitar. Mereka meminta agar Apri tetap tabah dan tetap semangat membangun Bintan menuju Gemilang.

“Tetap semangat nak, doa kami para orangtua disini senantiasa menyertai langkah mu membawa Bintan Gemilang,” ujar salah satu warga, Hasni.

Hasni mengatakan ia sangat memahami sutuasi paska penerimaan honorer, tidak sedikit yang protes meskipun banyak juga yang mendukung. Untuk itu ia meminta Apri tetap pada kebijakan.

“Tetap pada kebijakan yang sudah diambil nak. Seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan. Pemimpin harus bisa berdiri pada keputusannya,” ujarnya.

Pemimpin menurut Hasni mampu berdiri teguh dan tidak mudah guncang oleh protes pihak-pihak tertentu. Lagian kata Hasni lagi, semakin tinggi pohon semakin kuat angin mengguncang. Dan hanya pemimpin sejati lah yang mampu bertahan menahan berbagai cobaan (protes) itu.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY