BERBAGI
Foto Media Gathering Bawaslu dengan awak media

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Meskipun kampanye Pilkada Bintan belum mulai, namun setidaknya ada tiga ASN yang telah dipanggil oleh Bawaslu Bintan terkait dugaan pelanggaran.

Ketua Bawaslu Bintan, Febri Adinata mengatakan pelanggaran pertama diduga dilakukan oleh ASN yang merupakan sekretaris Disperindagkop, Zulzkhairi saat menyatakan diri siap mendampingi Alias Wello (AWe) sebagai calon wakil Bupati Bintan. Kemudian Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat sempat diduga melakukan pelanggaran karena share dan like informasi tentang salah paslo.

“Untuk inisial Z atau A ini sudah dinyatakan melanggar dan pemerintah telah memberikan sanksi berupa teguran,”jelas Febri pada acara media Gathering di Toapaya, Kamis (17/9).

“Kemudian untuk inisial IH dinyatakan tidak melanggar setelah melalui proses verifikasi dari pihak-pihak terkait, “tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pelanggaran terkahir dilakukan oleh ASN Yuzet saat menjabat salah satu kepala OPD Bintan. Untuk Yuzet ini kata dia dinyatakan melanggar.

“Sementara untuk ASN yang terkahir pada tanggal 6 September 2020 dinyatakan melanggar. Saat ini surat temuan pelanggaran itu sudah dikirim ke KASN, Kemendagri, Gubernur Kepri dan Bupati Bintan,”pungkasnya.

Masih kata Febri, untuk menimalisir oelangaraan ASN terkait pilkada kali ini pihaknya sudah mengirimkan surat pada kepala daerah dan OPD. hal ini untuk meminta agar ASN : Camat, Lurah, serta Kades dapat menjaga kenetralan selama Pilkada. (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY