CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Sejumlah siswa di Kabupaten Bintan menyatakan menolak ajakan untuk unjuk rasa. Sikap ini ditunjukan menanggapi berbagai demo aksi unjuk rasa terkait pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) KUHP dan UU KPK. Sebelumnya demo besar-besaran terjadi di beberapa kota besar di Indonesia.
Salah satu dari sejumlah sekolah yang menyatakan sikapnya untuk tidak ikut-ikutan berunjuk rasa, yakni SMA Negeri 1 Bintan Utara.
Pernyataan sikap tersebut dituangkan dalam sebuah video singkat yang intinya mereka pada 30 September 2019 akan tetap berada di sekolah dan memilih untuk fokus belajar dan menjaga kondusifitas wilayah tempatnya menuntut ilmu.
“Saya Bayu Prayoga sebagai ketua OSIS SMA Negeri 1 Bintan, tidak akan ikut serta ikut demonstrasi dalam bentuk apapun,” tegasnya dalam video berdurasi 14 detik itu.
Menurut Yoga, unjuk rasa hanya merugikan negara.
Tonton videonya dibawah.
https://www.youtube.com/watch?v=tDGIe73y2rM&feature=youtu.be

