CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Hari ini ((2/6), pendaftara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) diseluruh Indonesia di mulai.
Dari pantauan centralbatam.co.id, pendaftaran untuk SMP Negeri 05 Bintan langsung dipadati calon siswa baru. Pendafataran penerimaan calon siswa baru di SMP yang termasuk sekolah favorit di Kecamatan Gunungkijang ini, langsung dipadati oleh calon siswa.
“Hingga sekarang, sudah ada sekitar 140 calon siswa yang mendaftar disini,” ujar ketua panita penerimaan siswa baru, Zulkhairi di temui di kantornya.
Para orang tua siswa sudah banyak berdatangan di sekolah sekolah sejak pukul 08.00 WIB. Di sana, ada tiga petugas sekolah yang standby di tempat melalukan pelayanan penerimaan siswa baru.
“Sudah datang sejak pagi di sini. Mau daftarin anak,”ujar Yut, salah seorang orang tua siswa sambil menunjuk putranya yang berpakaian seragam SD.
Berdasarkan data yang tertera di pintu ruang pendaftaran, disampaikan bahwa proses pendaftaran atau pengambilan formulir PPDB mulai pada Senin (2/7/2018) sampai Kamis (5/7/2018). Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Pengembalian formulir dibuka pada Jumat (6/2/2018) dan pengunguman siswa yang dinyatakan diterima dilakukan pada Senin (9/2/2018) atau pekan depan. “Di situ juga sekaligus pendaftaran ulang (Senin depan),”kata seorang panitia PPDB Online SMPN 5 Bintan kepada Tribunbintan.com.
Seperti tahun lalu, persayaratan umum pendaftaran SMP diantaranya Surat Keterangan Lulus (SKL) asli ditambah foto kopiannya yang sudah dilegalisir sebanyak dua lembar. Sertifikat hasil ujian nasional asli serta fotokopiannya.
Terkait PPDB Online, Wakil Kepala Sekolah SMP 5 Bintan Zulheri mengatakan, mereka baru melaksanakan sistem pandu online alias nanti sekolah sendiri yang akan mengisi data siswa ke sistem online. Orang tua siswa tetap mendaftar seperti tahun tahun sebelumnya yakni datang langsung ke sekolah membawa putra putri sekalian berkas administrasi. “Yang SMP kita pandu. Sudah online, tapi masih sistem bantu,”kata dia.
Tahun ini, SMP 5 Bintan menyiapkan lima kelas buat siswa baru. Setiap kelas diisi maksimal 21 siswa. Bila ada kelebihan yang mendaftar satu kelas bisa diisi 29 siswa. Tapi itu jarang terjadi mengingat sistem pendaftaran bersifat zonasi atau mengutamakan yang dekat dengan lingkungan sekitaran sekolah. “Ada 21 siswa paling maksimal. Kalau ada kelebihan bisa sampai 29 siswa,”kata dia.
Sejauh ini, belum ada keluhan atau kendala yang dialami pada pendaftaran hari pertama baik dari pihak orang tua siswa maupun dari pihak sekolah. (Ndn)

