BERBAGI
Ilustrasi token listrik | Foto : Bae

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Subsidi terhadap pelanggan rumah tangga RI-900 volt ampere (VA) akan dikurangi secara bertahap. PT Perusahaan Listrik Nasional (Bright PLN) Batam mengatakan pencabutan subsidi tarif listrik ini sebagai tindaklanjut kebijakan pemerintah pusat.

Sekretaris Perusahaan Bright PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan pencabutan subsidi akan dilakukan bertahap tiap dua bulan. Dimulai pada 1 Januari, kemudian 1 Maret, hingga 1 Mei 2017. Sehingga terhitung 1 Juli 2017, tarif RI-900 akan mengikuti automatic tariff adjustment seperti kelompok pelanggan rumah tangga 1.300 VA.

Dengan skenario tersebut, maka secara bertahap tarif pelanggan rumah tangga RI-900 VA akan mengalami pengurangan subsidi dari Rp 605/kWh menjadi Rp 691/kWh per 1 Januari 2017, Rp 1.014/kWh mulai 1 Maret 2017, dan menjadi Rp 1.352/kWh per 1 Mei 2017.

Baca Juga:  AKP Monang; Lindungi Diri Dari Covid-19 Dengan Vaksin Dari Pemerintah

“Permberlakuan tarif baru ini mengikuti mekanisme aturan pemerintah dalam pemberian subsidi tepat sasaran,” kata dia dalam rilis.

Samsul mengatakan pencabutan subsidi ini merupakan kebijakan pemerintah pusat. Bukan kebijakan PLN Batam. Walaupun tarif listrik di Batam tidak sama dengan tarif dasar listrik nasional.

“Meski berbeda, untuk golongan tarif RI-450 VA sampai dengan RI-900 VA PT PLN Batam masih sesuai dengan tarif listrik nasional. Karena golongan tarif di atas adalah golongan tarif yang mendapat subsidi dari pemerintah melalui APBN,” kata dia.

Menurut Samsul, penerima subsidi tarif listrik ini sudah terdata di Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Jika ada pelanggan yang merasa berhak dapatkan subsidi, bisa datang ke pelayanan pengaduan di Kantor Urusan Pelayanan Kompleks Imperium Baloi. Pelanggan harus menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari kecamatan. Nanti akan disesuaikan dengan data dari TNP2K.(mcb/ctb)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY