BERBAGI
Stand penukaran uang di pasar mega legenda, Batam Kota | Foto : Nay

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Bank Indonesia kantor perwakilan Kepri telah menyiapkan uang tunai Rp 3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri 1439 Hijiriah.

Kepala kantor BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan kebutuhan uang tunai tahun ini akan dipengaruhi liburan yang cukup lama.

Pada masa libur tersebut pun kebanyakan perbankan tutup dan tidak memberikan pelayanan kepada nasabahnya. Selain menyediakan uang tunai, BI Kepri juga melayani beberapa kebutuhan serta membuat kebijakan yang mendorong kelancaran sistem pembayaran selama lebaran Idul Fitri nanti.

“Kita coba dorong supaya masyarakat juga bisa memanfaatkan transaksi non tunai saat idul fitri nanti. Jadi kebutuhan transaksinya tidak melulu dengan uang tunai,” katanya.

Ia menyebutkan persediaan uang sebesar Rp 3 triliun untuk Kepri itupun meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 2, 4 triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan yang juga terjadi secara nasional tahun 2018 ini.

“Secara nasional hampir sama dengan Kepri, uang keluar dari BI juga porsi besar 25 persen itu diwakili di bulan puasa dan lebaran. Secara historis, lima tahun terakhir, peningkatan uang tunai mencapai 13,9 persen rata rata. Khusus Idul Fitri 2018 secara nasional, penyediaan uang tunai dari BI meningkat 15,53 persen, jadi sebesar Rp 188, 2 triliun dari tahun sebelumnya Rp 163,2 triliun,” jelasnya.

Peningkatan kebutuhan uang tunai tersebut menurutnya dipengaruhi pertumbuhan uang kartal, akibat dari perkirakan penambahan libur yang berlangsung hampir 12 hari, pembagian THR juga. Serta adanya pilkada di 171 daerah.

“Untuk pilkada Kepri tidak terlalu signifikan karena cuma satu kota yang melangsungkan pilkada,” ucapnya.

BI Kepri pun akan membuka layanan kas titipan untuk memudahkan perbankan memenuhi kebutuhan uang tunainya. Layanan kas titipan ini dibuka di Tanjung Pinang, Karimun dan Natuna.

“Kalau dulu tiga daerah ini langsung ke Batam, tapi sekarang mereka cukup ambil di bank pengelola yang kami tunjuk di daerahnya masing masing saja. Contohnya untuk di Tanjung Pinang sudah kita tunjuk Bank Mandiri,” katanya.

Di seluruh Indonesia setidaknya ada 114 kas titipan yang dibuka oleh Bank Indonesia. Untuk Kepri, layanan kas titipan di Natuna tergolong baru.

“Di Natuna layanan kas titipan baru ada di tahun 2017. Kalau Tanjung Pinang dan Karimun sudah dari tahun sebelumnya,” katanya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY