CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Saluran air di Jalan Raya Tanjunguban km 44 membuat genangan air di jalan raya hingga 75 cm saat musim hujan. Akibatnya tidak sedikit motor yang lewat mogok.
Selain itu, akibat banjir ini membuat pemilik lahan sekitar mengeluh lantaran lahan milik mereka tidak produktif lantantaran tergenang air.
“Saya sudah 15 tahun, tapi banjir kayak ini sekitar 10 tahun kurang lah. Jadi kalau hujan sebentar saja, pasti banjir,” ujar Yakobus warga RT 06/RW 03, Rabu (8/7).
“Banjir itu sering membuat sepeda motor mogok. Sehigga terpaksa didorong ditengah air yang lumayan dalam,”tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, banjir dari hujan semalam biasanya sampai tiga hari baru kering kalau tak hujan lagi. Untuk itu ia berharap Dinas PU segera membuat gorong-gorong agar banji itu bisa hilang.
“Karena akibat genangan air itu, kita tanam kelapa saja mati karena busuk akar. Jadi rawa lahan dibelakang itu,” keluhnya.
“Makanya harapan kami agar pemerinta segera memmperbaiki supaya lahan saya juga bisa ditanami tanaman nantinya,” harapnya. (Ndn)

