BERBAGI
Lanal Batam bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri dan Kejaksaan Negeri Batam musnahkan barang bukti tindak pidana narkotika kurang lebih 50kg asal Malaysia. (centralbatam.co.id/ilham)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Barang bukti sabu-sabu seberat 50,2 gram asal Malaysia dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri bersama Lantamal IV Tanjungpinang di Mako Lanal Batam, Selasa (12/11/2019).

Barang haram tersebut disita dari tiga laporan kasus narkotika selama Oktober 2019 lalu. Pemusnahan barang haram tersebut dilakukan dengan cara diblender dalam mobil incerenator milik BNNP Kepri.

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan, pemusnahan narkotika ini sebagai salah satu upaya menjalani program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan serta Peredaran Narkoba yang marak terjadi belakangan ini.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini sebagai bentuk bahwa kita telah melaksanakan tugas sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Ini adalah upaya kita untuk bersama-sama memberantas narkoba,” ujar Arsyad.

Sementara itu, Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan mengatakan, 50 kg lebih sabu-sabu yang dimusnahkan tersebut didapatkan dari 3 kasus berbeda. Kasus pertama merupakan hasil tangkapan Tim F1QR Lanal Batam mengamankan satu unit speedboat pancung di kawasan Perairan Tanjung Pinggir, pada Rabu (2/10/2019), sekitar pukul 07.00 WIB .

“Tim F1QR Lanal Batam menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu sebanyak 47 bungkus teh cina merek Guanyinwang seberat 49.598 gram,” ujarnya.

Untuk laporan kasus kedua pada Senin 14 Oktober 2019, sekitar 02.30 WIB, petugas BNN Kepri dan Tim Lanal Batam berhasil mengamankan seorang pria berinisial MS (43) yang membawa dua kantong kertas berisikan 2.023 gram narkoba jenis sabu.

“Kita telah berhasil mengamankan seorang pria di tepi Pantai Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepri,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan MS, ia disuruh membawa sabu dari seseorang yang berinisial J (DPO) yang merupakan langganan ojek tersangka. Tersangka mengaku sudah tiga kali menjadi kurir sabu, dengan upah Rp5 juta sekali pengantaran.

Selanjutnya, untuk pengungkapan kasus ketiga pada Selasa 22 Oktober 2019, sekitar pukul 13.55 WIB  di Bandara Hang Nadim Batam. Tersangka yang berinisial IB (30) diamankan petugas AVSEC Bandara Hang Nadim Batam dan BNN Kepri karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 307 gram yang disimpan dalam lipatan celana jean dalam tas ransel merk Polo.

“Tersangka diimingi dengan upah Rp20 juta, dan sudah dikasih Dp Rp2 juta untuk pengantaran diawal,” tutupnya

Pemusnahan barang haram Narkoba jenis Sabu ini, dihadiri oleh Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofyan, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, Perwakilan Kejari Batam Imanuel dan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (Bubu) Hang Nadim Suwarso, Pengadilan Negeri Batam dan pengacara, serta disaksikan awak media. (centralbatam.co.id/ilham)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY