CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Mewujudkan pusat pelayanan kesehatan yang lebih terpadu, lengkap dan efisien, Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengebut pembangunan Gedung B Rumah Sakit (RSBP) yang sebelumnya disebut RS Otorita Baram.
Pembangunan gedung setinggi 8 lantai yang nantinya bakal difungsikan sebagai fasilitas rawat inap itu tampak memasuki tahapan akhir, yakni penyelesaian bidang paling atas alias Topping Off.
Menyambut baik tahap akhir itu, segenap pejabat di kubu pengelola Batam itu pun menggelar acara simbolis pengecoran akhir bagian atap gedung B yang nantinya akan difungsikan sebagai ruang rawat inap.
Pelaksanaan simbolis pengecoran di atap gedung 8 lantai itu di hadiri langsung oleh Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro, Eko Santoso Budianto dan jajaran pejabat lainnya. Menyambut kedatangan orang nomor satu di kubu BP Batam, tampak para penanggungjawab proyek pembangunan itu, yakni dari PT PP Persero.

Dalam kata sambutannya, Hatanto mengatakan pembangunan gedung terbaru itu bakal segera di rampungkan dan akan segera difungsikan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kiranya dapat segera difungsikan dalam tujuan peningkatan pelayanan kesehatan di Batam dan Kepri pada umumnya,” harap dia.
“Gedung baru. Semangat, kinerja dan pelayanan di dalamnya juga harus baru! Jangan malas,” cetusnya.
Mengingat RSBP dipercaya menjadi rumah sakit dengan spesialisasi penanganan penyakit jantung terbaik di Kepri, Hatanto mengharapkan kehadiran gedung B dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan perawatan khusus penyakit mematikan itu.

“Gak perlu ke luar negeri lagi, di Batam sudah lengkap. Itu tujuan kita untuk memudahkan masyarakat,” tegasnya.
“Sekali lagi, semoga cepat selesai dan berspesifikasi yang layak dan aman. Sekali lagi juga saya sampaikan, gedung baru kinerja juga harus baru,” tandasnya.

