CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Rombongan Pemkab Lingga, yang dipimpin langsung oleh ketua KKS, Heryulita hari ini (24/2) mendatangi Kantor Kecamatan Gunung Kijang. Tujuan kedatangan mereka ini untuk melakukan studi banding di pusat Kabupaten Kota Sehat (KKS) Bintan.
Ketua Foruk KKS Lingga, Heryulita mengatakan, dari hasil studi banding yang didapat akan diterapkan di Lingga. Sehingga Kecamatan –kecamatan yang ada di Lingga dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kedepannya.
“Jumlah kecamatan di Lingga padahal lebih banyak yakni ada 13 kecamatan. Sedangkan di Bintan Cuma 10 kecamatan dan berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara dari Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri,” ujar Heryulita.
“Kebetulan, Kecamatan Gunung Kijang ini merupakan pusat sekaligus peraih penghargaan itu. Untuk itu, kami ke sini belajar agar kami bisa terapkan ke Lingga nantinya,” ujar Istri Bupati Lingga, Alias Wello itu.
Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinkes KKS Lingga, Mulkam mengatakan selama ini mereka tidak tahu harus melakukan apa untuk meningkatkan KKS di Lingga. Namun setelah mengetahui Bintan merupakan peraih penghargaan Swasti Saba Wistara, maka pihaknya memilih menyambangi Bintan.
“Selama ini kami sudah menganggap Bintan ini adalah bapak kami. Untuk itu, disaat kami tidak tahu harus bagaimana, maka kami datangi Bintan untuk mengadu (belajar),”ungkapnya.
Sementara itu, Camat Gunungkijang, Arief Sumarsono saat rombongan itu melakukan studi banding menjelaskan banyak hal yang dilakukan oleh Pemkab Bintan sehingga dapat meraih penghargaan itu. Salah satunya, pelayanan kesehatan di Puskesmas Kawal yang buka 24 jam, kemudian pelayan berobat gratis khusus masyarakat yang tidak mampu.
“Kami terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat seperti Puskesmas kami di Kawal buka 24 jam. Kemudian, untuk ruang poli kami buka hingga jam 10 malam. Kemudian, di kantor ini kami juga memiliki Rumah Toga yang di dalamnya terdapat berbagai jenis tanaman yang bisa dijadikan obat,” katanya.
“KKS ini juga tidak hanya ada di Kecamatan kami, karena bimbingan dari KKS dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, setiap kecamatan harus ada KKS,” paparnya Arief. (Ndn)

