CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Masalah ruang kelas baru (RKB) terus menjadi masalah di Batam saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) setiap tahunya.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Djoko Mulyono mengatakan ruang kelas yang selama ini bermasalah diharapkan bisa segera terselesaikan. Sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
Saat ini, masalah ketersediaan lahan menjadi alasan kenapa pembangunan RKB tidak bisa terlaksana. Beberapa kawasan yang memang potensial untuk didirikan gedung sekolah tidak bisa dibangun karena alokasi lahan dari pengembang belum mempunyai kejelasan. Padahal pengembang wajib menyediakan enam persen lahan untuk fasilitas umum, termasuk sekolah.
“Harusnya ketika pengembang mengurus izin mendirikan bangunan, langsung disertakan dengan penyerahan lahan untuk fasilitas umum,” kata Djoko.
Untuk gedung sekolah memgalami kerusakan, padahal baru dibangun dalam beberapa tahun, sebenarnya pembangunan gedung sekolah telah melalui berbagai tahapan, bahkan dengan melibatkan konsultan yang mengawasi pembangunan ini.
Ia tidak menyinggung apa yang salah dalam hal ini, hanya saja menurut Djoko, perbaikan sekolah yang mengalami masalah ini harus bisa segera dilakukan.
“Sekolah yang kurang layak harus segera dibangun lagi,” kata Djoko.
Sementara itu, untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) Djoko mengatakan sekolah swasta harus bisa dirangkul. Sekolah swasta yang selama ini kekurangan murid harus mau menerima atau memberikan jatah bagi murid-murid yang kurang mampu, dan mereka yang berada di lingkungan sekolah.
“Pemerintah bisa memberikan insentif kepada guru-guru swasta, dengan catatan mereka juga memberikan kuota untuk murid-murid kurang mampu,” kata Djoko.

