CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Ratusan Pemudik dari berbagai kota di Propinsi Kepri terlantar di Pelabuhan Sribayintan, kecamatan Bintan Timur, Kijang.
Berdsarkan pantauan centralbatam.co.id, kemarin (15/4) sore, beberapa penumpang sebagian berbaring pasrah. Pasalnya kebanyakan dari para penumpang tersebut belum memiliki tiket.
“Kurang lebih setengah dari penumpang yang ada disini belum mendapati tiket. Kalau berapa lama disini, ada yang sudah satu minggu berada disini menunggu giliran keberangkatan,” ujar salah satu penumpang, Doni.
Warga penumpang yang merupakan para penumpang mudik lebaran ini terpaksa menunggu dan bermalam dipelabuhan setelah mengetahui bahwa hari ini, Kamis (15/6) KM Umsini sudah tiba dan bersandar di Pelabuhan tersebut pukul 09:00 dan akan kembali berlayar meninggalkan pelabuhan pada Jumat (16/6) dini hari pada pukul 02:00.
“Dari kemarin kami disini ada 10 orang, ada dari batam juga, kami langsung ke sini agar bisa dapat tiket, karena kami baru punya tiket 5 biji, karena semua tiket habis baik di Batam dan juga di Tanjungpinang, kami berharap nanti malam sudah dapat tiket disini,” harapnya.
Sementara Ismed, Kepala Operasional PT Pelni Cabang Kijang yang dikonfirmasi terkait masih adanya penumpang pemudik yang belum memiliki tiket menyampaikan pihaknya sudah tidak bisa lagi menyediakan tiket bagi para calon penumpang yang belum memiliki tiket. Menurutnya, kapal yang saat bersandar di Pelabuhan Kijang KM Umsini kapasitasnya sudah penuh dan sudah tidak bisa dipaksakan untuk melakukan penambahan kapal.
“Dari dijen Perhubungan laut memang memberikan batas toleransi untuk penambaham kapasitas hingga 40 persen dari kapasitas normal, itu sudah dilakukan dan sudah tidak bisa lagi dipaksakan untuk ditambahkan karena kapal sudah penuh, harusnya mereka dari jauh hari sudah beli tiket karena penjualan tiket Pelni secara online,” kata Ismed. (Ndn)

