CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Berbagai penghargaan terus diukir oleh Pemkab Bintan. Usai mempertahan Piagam Adipura dan penghargan WTP, pada tanggal 10 November 2017 lalu Bintan kembali ukir prestasi melalui Anugrah Pandu Negeri 2017 yang diberikan oleh Indonesian Institute for Public Governance.
Pemberian Anugrah Pandu itu katanya diberikan berdasarkan Inovasi kemajuan bagi daerah dengan persentase penilaian persen, Tata kelola Pemerintahan 30 persen, SDM 20 persen dan pertumbuhan Ekonomi 15 persen.
“Penilain Anugrah Pandu ini dilakukan berdasarkan Tata kelola Pemerintahan 30 persen, SDM 20 persen dan pertumbuhan Ekonomi 15 persen,” Net (10/11).
Jika dilihat salah satu faktor pendukung Anugrah Pandu ini maka mustahil tingkat pengangguran di Bintan berada diurutan tertinggi di Kepri. Pasalnya, untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pertumbuhan Ekonomi merupakan faktor utama meraih penghargaan ini.
Sementara itu, berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang ada di Bintan mencapai 8,08 persen. Angka ini merupakan angka tertinggi di wilayah Kepri.
Selain Bintan, Batam menepati urutan kedua tingkat pengangguran tertinggi kedua yakni 7,82 persen. Kemudia Tanjungpinang berada diurutan ke 3 dengan total 7,11 persen. Karimun 5,70 persen, Anambas 5,18 persen, Natuna 4,07 persen dan Lingga 3,23 persen.
“Agustus ini tingkat pengangguran terbuka di Kepri sebanyak 7,16 persen,” ujar salah satu petugas BPS Kepri, Senin (13/11).
Jumlah pengangguran itu mencapai 69.160 orang. Dari total itu, angka pengangguran tertinggi disumbangkan tamatan SMA sederjat merupkan penyumbang terbesar sebesar 18,63 persen. Tamatan SMP sebesar 6,65 persen, tamatan Perguruan Tinggi (PT) sebesar 6,49 persen dan tamatan SD sebesar 4,53 persen. (Ndn).

