CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan mengatakan kondisi kolam SPAM di Desa Glubi dan Desa Numbing saat ini kebanjiran air. Artinya, tidak sesuai dengan informasi dari foto yang tersebar dengan menyaratakan kolam SPAM itu kering.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) Dinas PUPR Bintan Said Alvie menjelaskan, foto dari informasi yang beredar yang menggambar kondisi kolam SPAM kering itu tidak benar.
“Soalnya kondisinya saat ini memang banjir. Tapi kok dibilang kering,” ujarnya di Toapaya, Senin (9/11/2020).
Said menyakini foto dalam salah berita yang beredar diambil pada akhir tahun 2019 pada saat musim kekeringan melanda sebagian besar daerah di Bintan.
Selain itu, ia juga menjelaskan, dalam rencana anggaran belanja (RAB) pembangunan SPAM di dua desa tersebut tidak disertai dengan pembangunan pagar. Sehingga, pihaknya hanya melakukan pembangunan sumur dengan debit air 1,5 liter/detik.
“Lokasinya juga itu ditunjuk pihak desa, karena diyakini sebagai pusat air. Makanya kita buatkan disitu,” sebutnya.
Alvie menambahkan, pihaknya secara lisan sudah menyerahkan aset itu kepada pihak pemerintah Desa setempat untuk dikelola agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Secara tertulis memang belum, secara lisan kita sudah serahkan saat dMusrembang ditingkat kecamatan,”pungkasnya (Ndn).

