CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Pihak manajemen PT Bintan Alumina Indonesia mengakui ada beberapa karyawan yang meninggal di lokasi PT miliknya. Namun membantah kalau kasus meninggalnya karyawan itu bukan karena wabah virus corona atau Covid 19.
Hal ini disampaikan oleh dokter PT BAI, Frans Budiman Hutabarat terkait pemberitaan media ini adanya 3 orang yang diduga suspect Corona berdasarkan salah satu postingan karyawan di sana dihalaman facebook.
“Itu (dugaan suspect 3 karyawan PT BAI asal Tiongkok) semua hanya isu saja. Selama saya di sini menjadi dokter, belum ada suspect corona. Bahkan gejala pun tidak ada selama ini,”ujarnya ditemu di PT BAI, Sabtu (14/3).
Saat ditanya terkait berapa yang meninggal serta penyebab meninggal, ia enggan menjelaskan.
Sementara terkait aksi demo yang dilakukan oleh karyawan PT BAI tadi siang karena di karantina, HRD PT BAI, Bambang Usrianto mengatakan “Miss komunikasi”.
Untuk itu, pihaknya mengatakan pada hari Senin (16/3) mendatang akan melakukan general meeting bersama karyawan dan subcon.
“Menanggapi isu tadi pagi sampai karyawan demo itu kesalahan komunikasi. Untuk itu, Senin kami akan rapatkan semua kontraktor dengan para karyawan,”ujar Bambang.
Lebih lanjut ia mengatakan manajemen PT BAI selama epidemic virus corona ini sudah melakukan pengamanan. Salah satunya setiap tamu yang masuk ke PT itu harus terlebih dahulu melalui pengecekan suhu tubuh.
“Di pos satpam kami sudah menyediakan alat cek suhu tubuh. Kalau diatas 38 derajat celcius dan batuk-batuk, kami langsung hubungi Puskesmas Kawal,”ungkapnya. (Ndn)

