BERBAGI
Salah satu pedagang memotong daging ayam untuk konsumen

CENTRALBATAM.COLID, BINTAN -Beberapa hari terkhir, harga beberapa sembako di pasar traditsional Bintan mengalami kenaikan. Salah satunya harga daging ayam potong yang sebelumnya Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu.

Akibat kenaikan ini, beberapa Ibu Rumah Tangga (IRT) menjerit atas kenaikan ini. “Selain harga daging, harga sayur mayur juga naik. Sekarang kalau bawa uang Rp 50 ribu dari rumah gak bakal cukup,” ujar Anisa, IRT Kawal, Kamis (22/12/2016)

Menanggapi kenaikan ini unit Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bintan menyatakan, pengawasan terhadap produk atau barang yang beredar selalu diperketat menjelang hari hari besar. Pun menjelang hari natal dan tahun baru 2017 yang sebentar lagi dirayakan.

PPNS Disperindag Bintan memastikan pasokan barang, terutama daging sapi dan ayam serta sembako tercukupi hingga saat ini. Harganya pun relatif aman alias stabil, tak mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Setia Kurniawan, selaku penyidik PNS Disperindag tak lua  mengingatkan, pedagang jangan coba coba coba bermain main dengan pasokan yang bisa membuat harga menjadi melambung tinggi. “Kami ingatkan, jangan ada pedagang mencoba melakukan aksi ambil untung tinggi (spekulan) dengan memanfaatkan momen hari hari besar seperti natal dan tahun baru ini,”ucapnya Setia.

Ia menjelaskan, pelanggaran terhadap itu kata Setia bisa dipidanakan dengan pidana kurungan dan denda miliaran rupiah. Dalam konteks hukum  kegiatan penyimpanan atau penimbunan barang termasuk kejahatan ekonomi, dan oleh karenaha bisa ditindak secara hukum.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY