CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kondisi ponton pelabuhan pancung di Sekupang memperhatinkan. Saat ini ponton yang diguakan sehari-hari untuk naik dan turun penumpang ke boat pancung di tutup dan pasang garis polisi.
Setiap penumpang yang mau ke Belakangpadang terpaksa dialihkan ke tangga sebelum ponton yang rusak tersebut.
Poton terlihat rusak di bagian jembatan yang terbuat dari besi yang menghuubungkan dermaga ke ponton. Kondisinya pun sangat berbahaya jika dilewati warga atau penumpang boat pancung.
Namun perbaiakian ponton yang rusak itu belum bisa dilakukan secepatnya. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih melakukan lelang terhadap perbaikan ponton tersebut.
Tidak hanya ponton di pelabuhan Pancung di Sekupang saja yang rusak. Namun, ponton di Pelabuhan Pancung di Belakangpadang juga alami kerusakan. Secara fisik dilhat sangat berbahaya jika dilewati penumpang atau warga.
Menanggapi ini, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memastikan tahun 2022 ini, pergantian ponton di Pelabuhan Rakyat Kecamatan Belakang Padang sudah dianggarkan. Ia sudah membahas bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.
“Pergantiannya melalui proses tender. Proses tender ini diestimasi akhir Maret atau awal April baru dapat pemenang perencanaan,” katanya, Senin (14/3/2022).
Prosesnya, setelah pemenang perencanaan didapat, lalu ditender kembali untuk pekerjaan fisiknya. Sehingga membutuhkan proses yang panjang.
Namun, proses yang panjang ini jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Dishub sudah membuat pelabuhan alternatif untuk sementara waktu digunakan sampai ponton bisa digunakan.
“Saya imbau kepada warga agar bersabar dulu. Karena ini bukan proyek penunjukkan langsung. Kita akan percepat proses lelangnya. Tahun ini Insyaallah selesai. Demi keselamatan sementara waktu manfaatkan pelabuhan sementara yang kita buat secara bergotong royong. Kita akan memantau terus prosesnya,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim mengatakan untuk sementara pelabuhan ponton tersebut tidak digunakan.
Hal ini karena ramdoornya patah. Untuk penumpang pancung sementara dipindahkan ke sebelah kanan dari arah Belakangpadang, dan di sebelah kiri dari Batam.
Pelabuhan yang ada tangga beton dan akan ditambah pelantar kayu untuk memudahkan naik turun penumpang.
Sedangkan untuk boat atau kapal motor yg agak besar bisa menggunakan pelabuhan ponton yang baru di Sekanak Raya depan kantor Camat yang dibangun tahun 2019 lalu.
Untuk tahun ini ponton dan ramdor pelabuhan pengumpang lokal sekupang dan belakang padang ada pembangunan baru. Saat ini baru selesai konsultan perencana.
“Insyaallah fisik selesai bulan November atau Desember awal,” katanya.(dkh)

