BERBAGI
Kabel Milik PLN Yang Diamankan oleh Polsek Gunungkijang Saat TSK sedang Beraksi

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kinerja kerja jajaran Polsek Gunungkijang mendapat apresiasi dari Kepala PLN Kijang, Dian Indri atas keberhasilan menggalkan aksi pencurian kabel PLN di jalan lintas Barat Rabu (14/10/2020) lalu.

Apresiasi ini diberikan bukan tanpa alasan, sebab pencurian kabel PLN interkoneksi dari Batam itu sudah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. Bahkan dua hari sebelum diamankan, para tersangka berhasil mencuri kabel PLN dengan berat ratusan kilo gram dan dijual dengan harga Rp 3,5 juta.

“Pertama, kami mengucapkan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada Kapolsek Gunungkijang, AKP Monang P Silalahi beserta jajaran. Karena aksi pencurian kabel ini sangat meresahkan selama ini,”ujar Dian pada awak media, Sabtu (17/10/2020).

Kedua pelaku pencurian kabel itu yakni; SS (17) merupakan seorang pelajar di salah satu SMK Tanjungpinang dan YP seorang pengangguran. Sementara satu diantaranya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Begitu ada laporan dari pihak PLN kalau kabel milik mereka di curi, kami langsung bentuk tim dan berhasil mengamankan dua orang. Sebenarnya, ada satu lagi namun berhasil kabur. Saat ini yang kabur masuk dalam DPO,”ujar Monang.

Monang menjelaskan, dari hasil penyidikan terhadap kedua pelaku, mereka sudah melakukan aktifitas pencurian kabel milik PLN ini, sejak tahun 2019. Lokasi pencurian dilakukan di tempat berbeda-beda.

“Hanya saja, untuk yang diwilayah hukum kita (Polsek Gunung Kijang) baru dua TKP, dan itu yang kita amankan saat ini,” ujar Monang.

Untuk TKP yang lainnya, Monang segera berokoordinasi dengan Polsek Bintan Utaran dan juga Polres Bintan untuk pengembangan.

“Untuk pengembangan kita nanti koordinasi lagi,” jelas Monang.

“Jadi yang kami amankan pada hari Rabu (14/10/2020) kemarin, sebelumnya juga mencuri kabel milik PLN dan sempat menjual hasil curiannya, dengan total di taksi sekitar Rp 3,5 juta.

“Dari situ kita lidik, alhasil saat mereka hendak melancarkan aksinya kembali tertangkap basah oleh kita. Langsung kita bawa ke Polsek untuk di tindak lanjuti,”ungkapnya.

Untuk memepertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka kini terpaksa merasakan dinginnya jeruji besi milik Polsek Gunungkijang dengan ancaman menati yakni paling lama 7 tahun penjara. (Ndn)

 

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY