CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Mendapat laporan dari ketua RT Kampung Keling terkait adanya akitfitas mancing yang dilakukan oleh TKA asal Tiongkok, Cina, di wilayah itu, Kapolsek Gunungkijang, AKP Monang P Silalahi langsung terjunkan tim. Tujuanya untuk membubarkan kegiatan itu.
“Mendapat laporang dari ketua RT Kampung Keling, kami langsung turun ke lapangan untuk menjaga situasi aman dan kondusif. Dan sekarang mereka sudah pulang ke rumah masing – masing,” ujar Kapolsek Gunungkijang, AKP Monang P Silalahi melalui Intel Polsek Gunungkijang, Ipda Andy W Silaen.
Lebih lanjut Andy menjelaskan, awalnya informasi yang didapat terdapat 60 orang asing yang merupakan pekerja di PT BAI mengadakan acara mancing di wilayah itu. Namun setelah pihak turun ke lapangan terdapat hanya 5 orang TKA yang berasal dari Cina 3 orang. Malaysia 1 orang dan 1 Singapura satu orang.
Pembubaran kegiatan mancing itu kata dia tidak lain lantaran adanya himbauan dari Kapolri terkait larangan berkumpul.
“Kebetulan di tengah pandemic covid-19 ini ada himbauan untuk tidak berkumpul. Selain itu, masyarakat di sini juga sudah ada kesepakatan untuk tidak mengizinkan orang di luar Tanjungpinang-Bintan masuk ke sini,”kata Andy.
“Karena kedua hal ini tadi, kami meminta mereka agar pulang ke rumah masing-masing.,”tambahnya.
Andy menjelaskan, ke 5 orang asing itu ditemani oleh enam warga Tanjungpinang. Sehingga totalnya ada 11 orang yang semuanya merupakan karyawan di subkon PT BAI, PT Zikho.
“Semuanya bekerja di subkon PT BAI yaitu PT Ziko,”sebutnya.
Saat dilakukanya pembubaran tidak ada terjadi keributan. Hal ini lantaran jajaran Polsek Gunungkijang telah memberikan pemamahaman “bahwa masalah lebih baik jika diselesaikan dengan musyawarah dari pada kekerasan”
“Semua aman dan kondusif. Tidak ada keributan lantaran masyarakat kita sudah ingatkan agar setiap masalah harus diselesaikan dengan musyawarah dan kekeluargaan. Kemudian, untuk para TKA, kami sudah memberi pengertian sehingga mereka membubarkan diri sendiri,”ungkapnya.
Agar masalah ini tidak terulang kembali, Andy meminta pada PT BAI mengingatkan seluruh karyawan untuk tidak keluar dari lokasi selama wabah. Hal ini perlu dilakukan selain untuk mencegah penyebaran covid-19, juga untuk menghindari gesekan dengan masyarakat. (Ndn)

