CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Keluhan masyarakat atas seringnya PLN di wilayah Bintan terjawab sudah. Hal ini disampaikan oleh, Camat Gunungkijang, Arief Sumarsono saat ditemui usai rapat dengan pihak PLTU di Aula Kantor Desa Gunungkijang, Rabu (11/3).
Arief mengatakan, Pembakab Bintan melalui PLTU akan membangun pembangkit listrik dengan daya 2×100 MW.
“Selama ini kan listrik kita di suplai dari Batam. Namun karena interkoneksi melalui laut sering mengalami gangguan. Karena itu, Pemkab Bintan sangat mendukung pembangunan ini,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Kecamatan Gunung Kijang atas nama Pemda Bintan juga sangat mendukung proses pembangunan ini dan ini sudah tahapan kedua menggelar sosialisi terhadap masyarakat.
“Kemudian, ke depan kita akan masuk pada tahapan ketiga untuk identifikasi lahan untuk proses pembebasan lahan dan akan di bantu oleh BPN untuk pembangunan tersebut,”jelasnya..
Sementara, Kades Gunung Kijang, Lanade menuturkan, dengan adanya rencana pihak BUMN dari PLTU membangun di desa gunung kijang RT02 masyarakat sangat mendukung upaya Pemerintah Daerah.
“Kami mendukung Pemkab Bintan agar PLTU ini berdiri di wilayah kami. Bahkan masyarakat di sini juga mendukung hal ini,” kata Lanade.
Sementara itu,Asisten Analis Pengadaan Tanah PT. PLN Persero UIP Pembangkit Sumatera, Diki Wilyandi menuturkan, sampai sejauh ini ditengah adanya rencana PLN membangun PLTU di desa gunung kijang, pihaknya masih melakukan tahapan sosialisi kepada masyarakat atas hadirnya PLTU di desa gunung kijang nantinya.
“Intinya kita ingin membantu masyarakat untuk masalah aliran listrik ke pemukiman warga,”ungkapnya.
“Tadi terkait hal ini juga sudah saya uraikan kepada masyarakat ditengah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat desa gunung kijang. Bahwasanya manfaatnya sangat banyak.Salah satunya bisa menopang kelistrikan di Bintan dan Tanjungpinang,”pungkasnya. (Ndn)

