BERBAGI
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di dampingi Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Wali Kota Batam H M Rudi, mengunjung Mal Pelayanan Publik di Batam, Selasa (12/12/2017)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam kembali ditunda. Sesuai rencana, persmian MPP itu akan berlangsung pada Kamis (18/1/2018). Penundaan ini masih menunggu jadwal kesiapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mersmikan MPP tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Batam, Gustian Riau mengatakan, segala persiapan peresmian tidak ada kendala, hanya saja masih menunggu kesiapan Presiden Jokowi untuk meresmikan.

“Kita tetap menunggu Presiden untuk meresmikan,” kata.

Dia menyebutkan rencana awal peresmian MPP akan dilakuka Presiden Jokowi, namun rencana tersebut tidak terlaksana karena Presiden memiliki agenda lain.

“Kita memang awalnya menunggu presiden, tapi presiden mempunyai agenda lain dan kita masih menunggu informasi,” kata Gustian yang juga sebagai penanggung jawab MPP yang berada di Gedung Sumatera Convention Centre.

Selain akan dihadiri oleh tujuh menteri dan Kapolri, tamu dalam acara peresmian nanti juga terdiri dari seluruh gubernur dan wali kota yang ada di Sumatera. Tidak hanya itu, juga hadir 170 perwakilan dari kabupaten kota yang ingin mempelajari MPP Kota Batam ini.

Kehadiran perwakilan dari unsur pemerintah dari banyak kabupaten kota ini jelas Gustian, merupakan agenda yang cukup membanggakan. Hal ini disebabkan MPP Kota Batam akan menjadi pusat pelayanan percontohan bagi daerah lain.

“Kedatangan mereka untuk melihat bagaimana pusat pelayanan terpadu ini, sebagai contoh untuk diterapkan di daerah mereka masing-masing” jelasnya.

Gustian mengatakan MPP Batam adalah pusat pelayanan terlengkap yang ada di Indonesia saat ini, meskipun belum seratus persen optimal, dengan 416 pelayanan yang tersedia, MPP Batam jauh lebih lengkap dibandingkan pusat pelayanan yang ada di daerah lain.

“Kita terbanyak pelayanannya di Indonesia, lebih banyak dibanding DKI, Surabaya, dan Banyuwangi. Di DKI sendiri belum semua instansi pemerintah ada,” kata Gustian.

Karena belum diresmikan, sosialisasi MPP Batam diakuinya memang belum maksimal. Tapi, masyarakat yang hadir memanfaatkan fasilitas pelayanan terpadu ini terus bertambah.

Hadirnya MPP ini, diakunya tidak lepas dari koordinasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan BP Batam yang semakin padu. Upaya bersam terus dilakukan demi menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY