BERBAGI
Suwarso, General Manager Umum Badan Usaha Bandara Udara Hang Nadim Batam, sedang memantau genseat untuk dinyalakan setelah pelayanan calon penumpang terganggu saat chek in, akibat listrik padam selama dua jam, Senin (2/1/2017) lalu.

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Bright PLN Batam membantah jika listrik padam dikarenakan isu mogok kerja karyawan.

Namun pemadaman listrik terjadi dari pukul 06.23 WIB sampai  08.20 WIB, akibat gangguan transmisi 150 KV Batam-Bintan karena di sambar petir pada transmisi 150 KV di jarak 38 km dari PLTU Tanjung Kasam ke arah Bintan.

“Akibatnya dua unit pembangkit PLTU Tanjung Kasam, mengalami gangguan. Kemudian menyebabkan sebagian besar pelanggan di sistem Batam-Bintan mengalami pemadaman,” ujar Samsul Bahri, Sekretaris Perusahaan bright PLN Batam, Senin (2/1/2017).

Pihaknya segera melakukan pemulihan sistem Batam-Bintan dan sekitar pukul 08.40 WIB sistem interkoneksi Batam-Bintan telah beroperasi. Sekanjutnya dilakukan pemulihan secara bertahap.

“Pukul 08.04 WIB sistem interkoneksi Batam-Bintan telah beroperasi. Kemudian kita lakukan pemulihan secara bertahap,” kata Samsul.

Sebelummnya, akibat pemadaman listrik yang terjadi selama dua jam, mulai pukul 06.23 WIB sampai 08.20 WIB, membuat pelayanan umum terganggu. Begitu juga dengan pelayanan di Bandara Hang Nadim Batam juga sempat terjadi antrean panjang calon penumpang untuk melakukan chek in.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY