CENLBATAM.CO.ID, BINTAN -Lebih dari 100 pengunsi yang mayoritas berasal dari Afghanistan melakukan longmarch dari Resort Badra menuju Tanjungpinang.
Terlihat berbagai spanduk yang menunjukkan protes mereka terhadap UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) sebagai organisasi yang bertanggung jawab atas para pengungsi.
Dalam orasinya para pengungsi itu meneriakan UHNHCR “Shame” (memalukan).
Pernyataan para pengungsi ini disampaikan Lantaran tidak pernah disalurkan ke pihak ke tiga oleh UNHCR.
“Kami sudah menunggu lama di sini, tapi UNHCR hingga sekarang belum menyalurkan kami ke pihak ke tiga,” ujar Abas salah satu pengungsi asal Afghanistan, Senin (22/11).
Sementara salah satu merasa resah dengan aksi yang dilakukan oleh para pengungsi di tengah pandemic Covid-19 itu. Sebab menurutnya, para pengungsi harusnya berduam diri dulu.
“Harusnya mereka menahan diri dulu. Sebab saat ini sedang dalam situasi Covid-19. Toh juga kalau memang sudah saatnya, pasti tuntutan mereka itu dipenuhi oleh UNHCR,” kesalnya lantaran merasa jalan macet akibat longmarch,. (Ndn)

