BERBAGI
Salah satu anggota Satlantas Polresta Barelang saat memeriksa kelengkapan kendaraan kepada pengendara dalam razia beberapa waktu lalu

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Pengendara yang terjaring razia langsung bayar pajak kendaraan. Beberapa pengendara terlihat antre di mobil pajak keliling dari Dispenda Kepri yang ada di lokasi razia kendaraan di kompleksnya pertokoan Tiban Center, Rabu (9/5/2018).

Kendaraan yang mati pajak langsung ditahan anggota Satlantas Polresta Barelang. Mereka langsung disuruh membayar pajak kendaraan terlebih dulu kepada petugas Dispenda Kepri yang ada di lokasi razia. Setelah bayar pajak kwndaraan polisi baru memberikan kembali kendaraan yang ditahan tadi.

“Tidak ada lagi surat pernyataan untuk melunasi pajak kendaraan. Pengendara langsung kita suruh bayar pajak saat itu juga,” kata Kepala UPT Samsat Batuaji Riko Juniady.

Riko mengatakan pengendara tidak dikenakan denda karena saat ini ada program pemutihan pajak. Pengendara hanya membayar tunggakan pajak.

“Kita imbau pagi pengendara untuk bisa memanfaatkan prograp pemutihan pajak. Jangan terjaring razia dulu baru mau bayar,” katanya.

Sementara kendaraan yang mengenakan plat timbul atau plat palsu langsung dicopot petugas Satlantas Polresta Barelang dalam razia itu.

Satu unit mobil nomor polisi (nompol) langsung dicopot karena kedapatan tidak menggubakan plat yang dikeluarkan Ditlantas Polda Kepri.

“Kita langsung copot platnya, karena terbukti bukan dikeluarkan Ditlantas Polda Kepri. Plat tersebut dibuat sendiri dan motifnya juga berbeda dengan yang dikeluarkan Ditlantas,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang Ipda frerydianto.

Selain itu, setiap kendaraan yang terjaring razia langsung di tilang. Sementara untuk kendaraan yang pajaknaya mati langsung diarahkan ke petugas Dispenda Kepri yang juga ikut dalam tim razia.

“Razia kali ini kita libatkan semua instansi seperti Dispenda Kepri, POM TNI, Ditlantas Polda Kepri dan Satlantas Polresta Barelang,” katanya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY