BERBAGI
Rapat Penyelenggaraan Implementasi Penataan Pegawai di Aula Kantor Bupati

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Pemkab Bintan hari ini (15/3) menyelegarakan rapat implementasi penataan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan kerjanya.

Implementasi penataan ini dilakukan sehubungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadikan Bintan sebagai sebagai salah satu  pilot projects dalam penataan kepegawaian. Sebab dalam pandangan BKN, Bintan konsisten dalam menyelenggarakan manajemen ASN dalam menjalankan tugas pokoknya.

Harapanya, supaya kinerja dan kualitas aparatur sipil negera ASN di lingkungan Pemkab Bintan ini terus ditingkatkan lagi dalam melayani masyarakat.

Bupati Bintan dalam sambutannya mengatakan, Bintan merupakan 1 diantara 5 kabupaten di seluruh Indonesia yang dijadikan BKN pilot project. Untuk itu menegaskan hal ini menjadi motivasi kepada Pemkab dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia terkait kualitas dan kuantitas kinerjanya.

Baca Juga:  13 Fasilitas Pendidikan Terdampak Di Bintan

“Kita patut bersyukur karena Bintan dijadikan BKN sebagai salah satu pilot project. Untuk itu, saya berharap ASN dapat mempertahankan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Apri di aula kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Rabu (15/3).

Lebih lanjut Apri menyampaikan penataan PNS akan dilaksanakan dengan sistematis dan berkelanjutan.

Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Irma Anisa menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 75 orang dari Kasubag Umum di lingkungan  Organisasi Perangkat Daerah dan Kasubag TU di Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan.

“Penataannya disesuaikan dengan tugas pokoknya serta pengembangan pegawai terus akan dilakukan,” papar Irma.

Ditempat yang sama, sekretaris Utama BKN Usman Gumanti menyampaikan Pemkab Bintan yang dinilai dari perjalanan pemerintahan daerah. Menurut dia, Pemkab Bintan sangat konsentrasi merespon terhadap penyelenggaraan menejemen ASN untuk lebih baik lagi. Untuk mencapai tujuan penataan ini, Usman mengatakan, harus ada upaya yang dilakukan untuk terus memperbaikinya.

Baca Juga:  AKP Monang; Lindungi Diri Dari Covid-19 Dengan Vaksin Dari Pemerintah

“Manejemen dilaksanakan sesuai norma yang berlaku, Bintan sudah melakukannya. Dan BKN akan dorong Bintan menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

Lanjut Usman, penyelenggaraan menejemen ASN dilihat dari analisis jabatan, analisis beban kerja, dan evaluasi kerja. Dari ketiga poin itu makan akan dapat informasi apakah ada yang kurang dan lebih di dalam lingkungan ASN Pemkab Bintan.

“ASN harus ditata lebih baik untuk pemerintah kabupaten agar tugas pokoknya dapat dijalankan sesuai fungsinya,” pungkasnya.  (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY