CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Salah satu mahasiswa Bintan, Helianto mengaku kecewa dengan Pemkab Bintan karena memilih menghabiskan anggaran untuk menghadirkan artis ibukota, Della Puspita di Seinam 2 hari lalu.
Menurutnya, anggaran itu lebih bermanfaat jika diberikan kepada korban bencana beberapa waktu lalu dibanding menghadirkan artis.
“Saya tidak bilang tidak boleh (menghadirkan artis). Tapi harusnya kan Pemkab Bintan lebih bijak memakai anggaran. Bukan kah lebih mulia jika anggaran itu diberikan kepada mereka (orang kurang mampu) yang membutuhkan,” ujar Helianto, Senin (6/11).
Hal ini dikatakan Helianto, sehubungan dengan adanya informasi beberapa waktu lalu adanya dua warga Gunungkijang yang masih tinggal digubuk derita. Sementara panggung hiburan itu justru dinikmati oleh orang pemerintah sendiri.
“Nih, coba lihat siapa yang asik menikmati hiburan. Kan pegawai pemerintah juga. Jadi wajar saja kalau kita menilai mereka menghadirkan artis itu untuk hiburan mereka dan bukan masyarakat miskin,” kesal Helianto sambil menujukan foto yang menujukan salah satu Lurah sedang asik berjoget bersama sang arti Della.
Selain itu, ia juga mengutarakan kecewaaanya karena beberapa warga yang bekerja disalah satu Resort dipecat. Sementara karyawan asing asal China meraja lela bekerja.
“Harusnya ini yang diurus oleh Pemkab. Bukannya menghibur para pegawainya sendiri. Kan kasihan warga kita semakin banyak yang menganggur jadinya,” jelasnya.
Masih kata Helianto, jika Pemkab Bintan serius membangun Bintan dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan Hotel dan Resort di Bintan harusnya cukup untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM).
“Dan saya bersama kawan-kawan sudah sepakat akan menelusuri kemana dana CSR peusahaan yang ada di Bintan. Ini tidak boleh dibiarkan,” tutupnya. (Ndn)

