BERBAGI
Foto Pembangunan Folder Pengendali Banjir

CENTRALBATAM.CO.ID. Tanjungpinang.-Pembangunan Folder Pengendalian banjir di Sei Jang meresahkan masyarakat. Pasalnya, pengerjaan dilkukan terkesan asal-asalan.

Salah satu tokoh masyarakat setempat setempat, H Syaiful Bahri mengatakan Kontraktor Pelaksana yakni PT. Belimbing Sriwijaya dan CV. Vitech Pratama masih memakai Dumtruck untuk untuk menimbun. Namun, pada kenyataan masih juga dipakai pada malam hari untuk menghindari amarah warga.

“Itu alasan aja Bos, dari awal sudah ada kesepakatan DUM TRUCK kecil  tidak boleh di pakai di penimbunan. Ternyata masih di pakai makanya malam hari nimbunnya takut di marah Masyarakat,” ucap Syaiful, Sabtu (27/3).

Aktifitas penimbunan lahan yang berlokasi di gang Natuna Sei Jang itu, tepatnya di depan puskesmas yang dilakukan malam hari dikhawatirkan rawan kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas.

Dikatakan rawan kecelakaan karena lori pengangkut tanah dari lokasi ketika melintas meninggalkan tanah yang berserakan di jalan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak tanah yang berserakan mulai dari Hotel Bali hingga depan puskesmas. Jadi, bagi pengguna jalan yang melintas diminta waspada dan extra hati-hati.

Kemudian awak media ini menuju ke lokasi dimana aktifitas penimbunan berlangsung untuk mengkonfirmasi dan mempertanyakan perihal aktifitas tersebut.

Hal itu dibenar oleh Joner Sinaga selaku Direksi Teknis, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Sumatera IV, SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera IV saat di temui media ini di lokasi pekerjaan proyek pada malam hari (Jumat 26/03/2021).

“Ini merupakan pengerjaan lanjutan yang dari sebelumnya ditahun 2017, yang telah terlaksana di jalan pemuda. Setelah mendapat lokasi hibah dari pemko Tanjungpinang baru tahun ini dikerjakan pengerjaannya” ungkapnya

Pekerjaan Pembangunan Folder Pengendalian Banjir di gang Natuna di Kota Tanjungpinang, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang yang bersumber dari dana APBN 2017 dengan nilai Rp.16.341.433.271,18 (enam belas milyar tiga ratus empat puluh satu juta dua ratus tujuh puluh satu ribu delapan belas rupiah) tahap dua. Dimana sebagai Kontraktor Pelaksana yakni PT. Belimbing Sriwijaya dan CV. Vitech Pratama Consultant sebagai Konsultan Supervisi, dengan masa pengerjaan 300 hari kalender.

“Aktifitas tersebut dilakukan malam hari, bila aktifitas dilakukan disiang hari, ada beberapa faktor seperti lokasi jalan yang sempit dan aktifitas lalu lalang padat dan juga debu. Masalah debu dan tanah setiap hari kita bersihkan dan kita siram” tutupnya. (Leo)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY