BERBAGI
Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Iven Batam Nasional Expo (Banex) 2017 otomatis akan berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.  Tahun lalu PAD Kota Batam tercatat sebesar Rp1,15 triliun, dengan sektor unggulan datang dari pariwisata.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut baik pelaksanaan ajang Banex. Apalagi iven promosi produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia itu, tahun ini sudah kali ke tujuh diselenggarakan di Batam.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam Rudi Syakyakirti mewakili Wali Kota Batam, saat membuka Banex 2017, bertempat di Atrium Nagoya Hill Mall, Batam Jumat (14/4/2017) sore.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Pemko Batam karena bukan daerah penghasil, fokusnya memang pada kegiatan pariwisata dan kegiatan promosi seperti ini,” kata Rudi.

Baca Juga:  Februari ini "Si Tol Laut" Resmi Beroperasi di Bintan. Ini Mamfaatnya

Rudi berharap, pelaksanaan Banex di Batam tidak hanya sampai pada pelaksanaan iven selesai. Lebih jauh, ada kelanjutannya untuk perluasan produk unggulan dari daerah di Batam.

“Kalau ada pihak lain yang merespon produk bapak atau ibu, kapasitasnya tak cukup. Sementara banyak orang dari luar, termasuk dari Singapura dan Malaysia yang sering datang ke Batam,” katanya.

Ketua panitia Banex 2017, Murni Yanti mengatakan pameran itu diikuti lebih kurang 50 stan. Sebanyak 30 berasal dari daerah di luar Batam, seperti dari Flores, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Kediri, Maluku, dan beberapa lainnya.

“Produk unggulan daerah yang ditawarkan beragam. Ada keranjang, mukenah, kue-kue kering dan produk kerajinan tangan lainnya,” kata Murni.

Baca Juga:  Perlu Waspada, Begal Payudara Beraksi di Bintan

Selain diikuti stan-stan promosi dari daerah, BPJS Ketenagakerjaan, Pelni juga berpartisipasi dalam iven tersebut.

“Kami selalu menjaga hubungan baik dengan dinas-dinas dari daerah lain. Kita ajak gabung even seperti ini,” ujar dia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY