BERBAGI
Tim terpadu Sidak Warnet di Nongsa / foto istimewa

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Tim penegakan Peraturan Daerah Kota Batam segera menindaklanjuti laporan warga Nongsa terkait warung internet (warnet). Laporan ini disampaikan warga Nongsa langsung kepada Walikota Batam saat silaturahmi, akhir pekan lalu.

“Tim terpadu turun karena laporan masyarakat. Keberadaan warnet ini dianggap meresahkan,” kata Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Salim.

Warnet yang ditinjau oleh tim antara lain Monako 3 Net, Shorai Net Cafe, dan Fenny @Net. Berdasarkan hasil peninjauan, di warnet Monako 3 Net ditemukan anak sekolah yang masih mengenakan seragam.

Sementara di Shorai Net Cafe didapati anak yang seharusnya sedang bersekolah main game online.  Namun di Fenny @Net, tim tidak temukan apapun karena warnet tutup diduga informasi bocor.

Baca Juga:  Tidak Kantongi IMB, Camat Katang Bidara Minta Dinas Perizina Blacklist Kotage Kwansend Dan Hasim

“Anak sekolah yang berpakaian seragam dan masa aktif sekolah untuk pulang ke rumah,” kata Salim.

Sedangkan pemilik warnet diarahkan untuk datang ke Kantor Kecamatan Nongsa. Pemilik warnet diberi pengarahan dan pemahaman tentang regulasi warnet tersebut.

Dari segi izin, Monako 3 Net mengantongi surat keterangan domisili usaha yang masih berlaku. Begitu juga untuk Shorai Net Cafe. Sehingga inspeksi fokus pada pelanggaran Perda Ketertiban Umum Kota Batam nomor 16 tahun 2007.

Adapun tim terdiri dari Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu, Dinas Kominfo, Satuan Polisi Pamong Praja, Kecamatan Nongsa, serta Kepala Seksi Trantib Kelurahan Batubesar, Kabil, dan Sambau.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY