BERBAGI
Warga padati pasar Tos 3000 Nagoya Batam di tengah pandemi Covid-19

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Dua pedagang Pasar Tos 3000, Nagoya, Batam positif terpapar Covid-19.

Pasar itu juga dikenal merupakan lokasi aktifitas hampir seluruh masyarakat yang tinggal di Kecamatan Lubuk Baja, Batuampar, Bengkong, dan sekitarnya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Azril Apriansyah menuturkan adanya kronologis berbeda yang dilalui oleh kedua pedagang ini hingga akhirnya ditetapkan menjadi pasien positif

Pedagang pertama yang terkonfirmasi positif adalah laki-laki berinisial “Tn.S” usia 46 tahun, Pedagang Pasar Toss 3000, beralamat di kawasan perumahan Perum Griya Permai Kelurahan Sungai Binti Kecamatan Sagulung Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 151 Kota Batam.

“Sehubungan dengan tracing dan pengembangan kasus Terkonfirmasi positif nomor. 79 yang mengatakan rutin belanja barang kebutuhan warung sembakonya diperoleh dari pasar tersebut, maka pada tanggal 28 Mei 2020 Tim Penanganan Covid-19 Lubuk Baja melakukan RDT secara random/acak bagi para pedagang dan diperoleh hasil yang bersangkutan “Reaktif”,” tegasnya.

Berikut ini daftar riwayat penyakit 11 pasien positif covid-19 baru di Batam sesuai rilis Tim Gugus Covid-19:

1. Pasien Kasus 141

Seorang perempuan berinisial MS (25). Ia ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 Nomor 141 Kota Batam.

Pasien merupakan ibu kandung dari terkonfirmasi kasus Nomor 133. Sehubungan dengan kematian suaminya yang mendadak di rumahnya dengan memiliki riwayat keluhan batuk disertai demam dan sesak nafas, dengan melihat gejalanya tersebut, maka oleh tim penanganan Covid-19 Puskesmas Baloi Permai dilaukan pemulasaran jenazahnya secara protokol Covid-19.

Berdasarkan hal tracing tersebut maka pada tanggal 23 Mei 2020 kepada yang bersangkutan beserta anaknya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama bertempat di RSAB dengan hasil Terkonfirmasi “Negatif’.

Selanjutnya diulang kembali untuk pemeriksaan swab kedua pada tanggal 29 Mei 2020 bertempat RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

2. Pasien Kasus 142

Seorang laki-laki berinisial A usia 30 tahun. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 142 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan adik kandung dari Terkonfirmasi Positif Nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idul Fitri.

Menindaklanjuti hasil tracing dan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya pada keesokan hari tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

3. Pasien Kasus 143

Seorang laki-laki berinisial MI usia 29 tahun. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 143 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan adik ipar dari pasien terkonfirmasi positif Nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idulfitri.

Menindaklanjuti hasil tracing dan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya pada keesokan hari tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

4. Pasien Kasus 144 

Seorang anak perempuan berinisial “An.IAZ” usia 04 tahun, Belum Sekolah, beralamat di kawasan perumahan Sukajadi Kelurahan Sukajadi Kecamatan Batam Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 144 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan keponakan dari Terkonfirmasi Positif Nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idul Fitri.

Menindaklanjuti hasil tracing dan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor. 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR “, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan bersama kedua orang tuanya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya pada keesokan hari tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”, sedangkan kedua orangtuanya terkonfirmasi negatif dan sedang menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan kedua.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSBP Batam Kota Batam.

5. Pasien Kasus 145

Seorang perempuan berinisial AD usia 52 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 145 Kota Batam. 

Yang bersangkutan merupakan Ibu Mertua dari Terkonfirmasi Positif Nomor 100 dan tinggal serumah dengannya.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor. 100 yang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya pada keesokan hari tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

6. Pasien Kasus 146

Seorang laki-laki berinisial KS usia 49 tahun. Yang bersangkutan merupakan pedagang pasar di Kota Batam serta merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 146 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan ayah kandung dari pasien terkonfirmasi positif nomor 131 yang istrinya adalah jemaat dan teman terkonfirmasi positif nomor 82 yang bertemu pada saat acara pernikahan.

Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82” maka yang bersangkutan bersama istri dan anaknya.

Pada tanggal 29 Mei 2020 melakukan pemeriksaan RDT dimana hasil untuk yang bersangkutan dan anaknya tersebut “Non Reaktif” sedangkan istrinya “Reaktif”.

Sehingga pada hari itu juga dilanjutkan dengan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sedangkan istrinya dinyatakan Terkonfirmasi “Negatif” dan saat sudah dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang kedua yang hasilnya belum diperoleh (on proses). Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros Batam Kota Batam. 

7. Pasien Kasus 147

Seorang perempuan berinisial L usia 38 tahun. Ibu Rumah Tangga (IRT) ini merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 147 Kota Batam.

Yang bersangkutan menghadiri takziah atas meninggalnya Almarhum Ian Alexander pasien PDP yang merupakan keluarga dari pasien terkonfirmasi positif nomor 101.

Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Palm Spring 101,102,103,104,105,106 dan 109”, maka pada tanggal 29 Mei 2020 kepada yang bersangkutan dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

8. Pasien Kasus 148

Seorang perempuan berinisial T usia 68 tahun. Ibu Rumah Tangga (IRT) ini merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 148 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan teman dari Terkonfirmasi Positif Nomor 108. Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82, maka pada tanggal 28 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan RDT kepada yang bersangkutan dengan hasil ‘Reaktif’.

Pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

9. Pasien Kasus 149

Seorang perempuan berinisial ED usia 29 tahun. Ibu Rumah Tangga (IRT) merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 149 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan istri dari Terkonfirmasi Positif Nomor 100. Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor. 100tyang telah menjadi sebuah Cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka pada tanggal 28 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan RDT kepada yang bersangkutan dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya pada keesokan hari tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

10. Pasien Kasus 150

Seorang perempuan berinisial NAL usia 34 tahun. Ibu Rumah Tangga (IRT) ini merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 150 Kota Batam.

Yang bersangkutan pada tanggal 07 Mei 2020 berobat ke UGD RS Awal Bros Batam dengan keluhan demam sejak sehari sebelumnya, kemudian dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya diberi pengobatan rawat jalan dan diedukasi untuk karantina mandiri di rumah dengan status ODP. Kemudian pada tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros Batam Kota Batam. 

11. Pasien Kasus 151

Seorang laki-laki berinisial S usia 46 tahun. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 151 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan pedagang di Pasar Toss. 3000 lubuk Baja Kota Batam.

Sehubungan dengan tracing dan pengembangan kasus terkonfirmasi positif nomor 79 yang mengatakan rutin belanja barang kebutuhan warung sembakonya diperoleh dari pasar tersebut, maka pada tanggal 28 Mei 2020 Tim Penanganan Covid-19 Lubuk Baja melakukan RDT secara random/acak bagi para pedagang dan diperoleh hasil yang bersangkutan “Reaktif”.

Selanjutnya diedukasi untuk melaksanakan karantina mandiri di rumahnya. Kemudian pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif” .

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

“Diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor,” katanya.

Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan himbauan dari Pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY