BERBAGI
Petugas penjaga pos Pass masuk pelabuhan domestik Sekupang, Batam dengan selebaran kertas berisi kenaikan harga Pass masuk penumpang | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pas masuk di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) Batam sudah sekitar 3 bulan mengalami kenaikan signifikan. Dari posisi awal Rp 3.500, kini menjadi Rp 10 ribu.

Pantauan di lapangan, Sabtu (11/2/2017) pagi, penampakan kertas imbauan kenaikan harga itu masih terpampang di pos pembelian pas masuk. Secara otomatis, masyarakat Batam yang hendak melakukan perjalanan pun harus membayar sesuai harga yang dicantumkan.

Meski demikian, masyarakat tetap taat dalam pembayaran. Sebagai gantinya, masyarakat berharap pelayanan di dalamnya mampu diperbaiki.

Bukannya membaik, namun, beberapa calon penumpang malah mendapat perlakuan tak menyenangkan.

Ratna, salah calon penumpang, yang berhasil dikonfirmasi tim Central Batam mengatakan. Meski telah membayar cukup mahal, ia tidak sama sekali mendapat perlakuan yang ramah.

“Sama saja, tidak ada keramahan. Cuek sekali petugasnya,” kata Ratna, yang kesal dengan pelayanan petugas di tempat itu.

Dia bahkan mengkritik salah seorang pegawai, yang sempat membentak, ketika ia berada di jalur yang salah dan mencoba menanyakannya.‎

“Saya salah ruangan, ga tahu dengan perubahan jalur di dalam pelabuhan. Makanya, saya coba tanya. Eh pas saya tanya sama petugas, saya malah di bentak,” katanya.

“Ibu salah. Jangan masuk sini, ini ruang kedatangan. Bukan keberangkatan, jangan coba-coba masuk sini. Ibu keluar saja dulu. Begitu katanya (petugas pelabuhan, red),” kata Ratna, menirukan perkataan petugas minim keramahan yang membentak dirinya.‎

Tak hanya itu saja, kenaikan pas pelabuhan yang seharusnya mendongkrak pelayanan dan fasilitas di PDS juga menjadi buah bibir.

“Ah, pasnya naik, tapi pelayanan hancur. Macam kapal pecah. Tidak ramah, fasilitas pun begitu adanya. Jam keberangkatan pun sering tertunda. Tak tahu lah mau bilang apa lagi,” tambah Anwar.

Menegaskan berbagai komplain yang datang dari masyarakat, tim pun mencoba mengkonfirmasi beberapa petugas pelabuhan. Namun, tak satupun yang bersedia memberi penjelasan konkrit‎ terkait pengaduan itu.

“Duh, maaf itu bukan kapasitas kami. Yang jelas, kami sudah kerja sesuai prosedur. Kalau ada keluhan, ya kami kurang tahu jelasnya seperti apa. Silahkan tanya ke Pimpinan saja,” tutur salah seorang petugas.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY