BERBAGI
Wali Kota Batam Muhammad Rudi Safari Ramadan di Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba'ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari.

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan kabar baik, banyak investor yang bersiap-siap menanamkan modalnya di Batam.

Keadaan ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Batam. Syaratnya, Batam harus terlebih dahulu bebas Covid-19.

“Kita akan bangkit. Sudah banyak yang mau masuk (investor) ke sini,” ucap Rudi saat Safari Ramadan di wilayah Sekupang, Senin (26/4/2021) malam.

Safari kali ini, Rudi menyambangi Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba’ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari.

Lanjut Rudi, karena syaratnya Batam bebas Covid-19. Maka dari itu, ia mengaku tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga:  Peringatan Hari Anak Nasional, Rudi : Ayo Lindungi Generasi Penerus Bangsa

“Mari kita perangi Covid ini. Terima kasih yang taat prokes, yang belum mari lakukan,” ajak dia.

Rudi kembali mengingatkan Batam tidak punya hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain. Namun, sektor jasa merupakan harapan besar bagi daerah yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.

“Maka dari itu kita berikan kenyamanan bagi mereka,” imbuhnya.

Mereka yang dimaksud Rudi yakni para investor, wisatawan dan siapapun yang mengunjungi Batam.

Tidak heran berbagai pembangunan kini dilakukan di Batam. Jalan-jalan kembali ditingkatkan.

Estetika kota terus dikembangkan. Hingga pengembangan pelabuhan, bandara dan fasilitas kesehatan.

“Kita butuh investasi dan wisatawan. Kita butuh mereka stay lama di sini. Maka kita siapkan ini semua,” katanya.

Baca Juga:  PPKM Level 4 Berlaku Hingga 25 Juli, Wali Kota Batam Ajak Masyarakat Komitmen Jalankan Imbauan Pemerintah

Ia berharap pandemi selesai Desember mendatang. Selanjutnya, ekonomi akan pulih kembali. Masuknya investasi dan wisatawan akan membuat ekonomi menggeliat.

“Bayangkan, satu wisatawan bawa uang Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, maka banyak uang berputar di Batam. Makanya pembangunan digalakkan, tidak lain untuk kita semua,” papar dia.(dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan