BERBAGI
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat safari Subuh di Masjid Baitul Karim, Karimun, Minggu (20/5/2018).

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Gubernur H Nurdin Basirun mengajak jamaah untuk memanfaatkan momen Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya menjalankan puasa hanya dapat lapar dan dahaganya saja.

“Jangan sia-siakan puasa kita. Kelima panca indra harus ikut dipuasakan juga,” kata Nurdin saat safari Subuh di Masjid Baitul Karim, Karimun, Minggu (20/5/2018).

Selain di Karimun, pada Sabtu (19/5), Nurdin juga melaksanakan safari subuh di Masjid Al Azhar Pantai Impian Tanjungpinang.

Nurdin menyebutkan, doa umat tahun lalu sudah dikabulkan Yang Maha Kuasa waktu meminta agar dipertemukan dengan Ramadan tahun ini. Ketika sudah dipertemukan kembali dengan Ramadan, kata Nurdin, manfaatkan dengan sebaika-baiknya sebanyak-banyaknya amal ibadah.

“Kita masih diberikan kenikmatan yang besar, kesehatan dan kekuatan, marilah kita perbaiki dan mempertambah keimanan. Karena ini bukan jaminan untuk bertemu ramadhan di tahun depan,” kata Nurdin.

Nurdin menggambarkan bahwa salat sebagai angka yang paling penting dalam agama. Shalat ibarat angka satu dan yang lainnya nol. Jika tanpa angka satu, nilai nol sebanyak apapun tak ada makna.

Nurdin sendiri selalu mengimbau umat untuk menunaikan kewajiban lima waktu dengan berjamaah. Terlebih bila dilaksanakan di masjid dan mushala.

Apalagi jika mengetahui keberkahan Ramadan, dipastikan semua mau puasa sepanjang musim. Apalagi puasa jangan sampai menghambat aktivitas sehari-hari.

“Sejak dahulu, kita saling nasihat menasihati, salit tolong, saling asuh dan asih dalam kebaikan-kebaikan. Teruslah berbuat kebaikan,” kata Nurdin.

Banyaknya aktivitas kebaikan sepanjang Ramadan ini diharap Nurdin terus berlangsung setelah bulan suci ini berakhir. Ketentraman dan kedamaian terus mengisi suasana hari-hari di Kepri.

“Suasana sebulan ini, dapat kita teruskan dalam kehidupan sehari hari, setelah Ramadhan berakhir,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, peran besar masyarakat sangat penting dalam mewujudkan semua itu. Pemerintah memiliki keterbatasan, namun jika masyarakat memberi peran besar semua akan terwujud. Terlebih untuk pembangunan keagamaan.

“Membangun dengan kebersamaan dan kita sama sama menjaga negeri ini. Di Indonesia, walaupun berbeda-beda semua tetap satu untuk kebaikan dan kemajuan negeri ini,” kata Nurdin.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY