CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Perkumpulan masyarakat Timur (Flores) di Bintan curiga ada Oknum DPRD Bintan sengaja memakai nama Flores untuk pembangunan sebuah balai pertemuan paguyuban mereka.
Oknum Dewan yang di Maksud adalah Anggota DPRD Bintan dari Partai Golkar, Hasriawady alias Gentong dari Dapil III.
“Dia membangun balai pertemuan pakai dana aspirasi dewan, padahal kami merasa tidak pernah mengajukan proposal untuk hal itu. Jadi kami tidak terima nama kami dibawa-bawa sedangkan kami tak pernah mengajukan,” ujar salah satu anggota Paguyuban Flores Rony di Temui di Barek Motor Kijang, Rabu (22/11).
Lebih lanjut ia mengatakan, balai pertemuan itu sudah siap pakai. “Lokasinya persis disebelah Kantor Desa Gunungkijang. Kami tau kalau bangunan itu untuk balai pertemuan paguyuban Flores dari pekerja disana. Silahkan abang cek sendiri ke lokasi nanti,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan media ini, bangunan dengan nilai kontrak Rp 99,790,000,00 sudah siap pakai. Sedangkan sumber dana untuk membangunan balai itu berasal dari APBD Kabupaten Bintan anggaran 2017.
Sementara itu, salah satu penjaga di Kantor Desa disana, Ahmad Kus mengakui pernah mendengar dari pekerja kalau bangunan itu untuk balai pertemuan. “Saya dengar-dengar sih begitu (balai pertemuan untuk salah satu paguyuban). Soalnya Kantor Desa sudah memiliki balai pertemuan, jadi tak mungkin lah balai itu juga untuk Desa,” sebut Ahmad.
Meskipun demikian, Ahmad mengatakan enggan berkomentar lebih jauh. Sebab informasi yang dapat hanya sebatas informasi dari pekerja. “Kalau balai untuk pertemuan paguyubab mana saya tak tahu bang,” tutupnya. (Ndn)

