BERBAGI
Penampakan awan gelap pekat disekitar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Batam | Foto : Junedy Bresly

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kelembapan udara dan peningkatan siklus hujan tampaknya tengah menyelimuti Kota Batam, Kepri, Selasa (24/1/2017) pagi.

Kelembapan dan peningkatan siklus hujan ini kian parah dengan guyuran hujan dalam durasi waktu yang tidak singkat.

Seperti yang terjadi sejak pagi tadi, sekitar pukul 04.00 WIB hujan telah mengguyur merata di hampir seluruh wilayah Kota Batam.

Teritorial Provinsi Kepri yang berpotensi diguyur hujan mulai pagi hingga malam hari nanti | Foto : Ned, BMKG Hang Nadim Batam

Mulai dari pulau besar (Batam) hingga pulau-pulau kecil di sekelilingnya pun turut disinggahi guyuran hujan. Parahnya, hujan yang mengguyur ini diprediksi akan terus berlangsung hingga malam nanti.

Kira-kira, apa ya penyebabnya?

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim Batam memaparkan, peningkatan siklus hujan ini dikarenakan terjadinya penumpukan massa udara di langit Kepri, khususnya Batam.

Peningkatan massa udara inilah yang selanjutnya membentuk awan konvektif, sebagai media turunnya hujan (siklus hujan).

“Ya, karena peningkatan massa udara. Jadi awan konvektif kian menumpuk, tak terbendung dan akhirnya turunlah hujan. Seperti yang pernah kita pelajari semasa sekolah, siklus air tepatnya. Kan memang begitu prosesnya,” kata Kepala BMKG Stasiun Hang Nadim, Batam, Philip Mustamu, saat dikonfirmasi, Selasa (24/1/2017) pagi.

Dikatakannya juga, cuaca yang kian memburuk ini disebabkan adanya share line atau belokan angin. Belokan angin ini juga dinilai sebagai faktor utama, yang menyebabkan penumpukan massa udara kian rapat.

“Semakin sering share line, maka bisa setiap saat hujannya,” kata Philip lagi.

“Kita berharap share line itu tidak ada, jadi, jikapun hujan, tak akan berlangsung lama. Kan itu (share line, red) yang membuat hujan semakin lama reda. Dan di Batam, itu paling sering terjadi,” imbuhnya.

Pantauan tim Central Batam dari data BMKG, tak hanya Batam yang diguyur hujan. Tanjungpinang-Bintan, Natuna, Anambas, Tanjung Balai Karimun, serta beberapa wilayah lainnya juga diguyur hujan.

Hingga saat ini, hujan dengan intensitas ringan sampai dengan sedang masih mengguyur. Tak sedikit pekerja dan pelajar di Batam yang terlambat beraktifitas, akibat dari guyuran hujan yang tak berkesudahan ini.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY