BERBAGI
Foto kuintansi dugaan permainan oknum PDAM Tambun

CENTRALBATAM.CO.ID, BEKASI –Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) cabang Bekasi diduga melakukan pungli melalui biaya pemasangan cepat. Jika tidak membayar uang yang ditetapkan itu, maka pemasangan PDAM ke rumah akan diperlambat dengan alasan banyak antrian. Namun jika dibayar, pemasangan PDAM bisa dilakukan hari itu juga.

Berdasarkan dari laporan salah satu warga di Perumahan Griya Asri II, Tzal yang diterima media ini, dugaan pungli ini berawal saat dirinya meminta pihak PDAM saluran air ke rumahnya.

“Tanggal 1 November (2019) lalu, saya datang ke kanto PDAM cabang Tambun Selatan di Jalan Sultan Hasanuddin no 275. Di sana saya diberikan formulir buat pengisian data pribadi oleh ibu inisial Al,” ujarnya, Jumat (15/11/2019).

Lebih lanjut Tzal menjelaskan, usai mengisi formulir ia bertanya waktu pemasangan. Al menjelaskan paling cepat satu bulan dan bahkan lebih lama karena tergantung antrian.

“Kebetulan sumur saya saat itu kering, jadi saya minta tolong agar dipercepat. Nah, saat itu si ibu AL tadi minta uang Rp 500 ribu sebagai biaya percepatan pemasangan,” ujar Tzal

Namun, yang Rp 500 ribu untuk biaya pemasangan cepat, Tzal meminta agar tidak dibuatkan kwentasi. “Jadi saya curiga, akhirnya saya meminta agar tetap dibuatkan bukti melalui secarik kertas ini (sambil menujukan bukti surat yang dibumbui setempel dan tanda tangan),” sebutnya.

Masih kata Tzal, biaya Rp 500.000 itu diluar dari biaya yang ditetapkan oleh pihak PDAM. Sebab biaya yang sebenarnya adalah Rp 1.750.000. Uang muka Rp 750 ribu, sedangkan sisanya bisa dicicil tiap bulan.

“Kalau biaya administrasi ditulis dalam kuintansi. Sedang Rp 500 ribu ditulis di secarik kertas. Jadi wajarkan nggak kalau kita menduga mereka (oknum) melakukan pungli melalui biaya percepatan?,” ungkapnya

Sementara itu, pihak PDAM cabang Tambun saat dilakukan konfirmasi belum ada jawaban. Nomor telpon yang dihubungi akti tapi tidak di jawab(Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY