BERBAGI
Ratusan WNI dipulangkan ke daerah asal masing-masing setelah masa obsevasi di Natuna berakhir, Sabtu (15/2/2020)

CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan daerah masing-masing setelah diobservasi di Natuna dibekali uang oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Setiap orangnya akan mendapatkan uang saku untuk ongkos perjalanan dan keperluan laiinnya hingga tiba di kediamannya masing-masing.

BNPB memastikan para Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang usai diobservasi dari Natuna bisa tiba di kampung halaman masing-masing dengan selamat.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan mereka dibekali uang saku untuk membayar ongkos perjalanan dan keperluan lain hingga mereka tiba di kediaman masing-masing.

“Warga yang diobservasi diberi biaya transportasi Rp1 juta per orang dijamin sampai ke rumah selamat,” kata Doni, Sabtu (15/2/2020).

Adapun tiket pemulangan para warga disebut Doni sudah dikoordinasikan dengan masing-masing pemerintah setempat dan akan dilaporkan ke BNPB.

Ia berharap para warga bisa mempergunakan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah.

“Provinsi masing-masing sudah menyiapkan tiket pesawat kepulangan, diharapkan semuanya kembali dan fasilitas semua sudah disiapkan pemerintah pusat dan daerah,” jelas dia.

Doni memastikan para warga dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan pesawat.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan sepulangnya warga dari Natuna, maka mereka menerima surat pernyataan bebas dari virus corona.

“Sudah dikeluarkan (surat bebas berjangkit) setelah observasi mereka akan dibekali surat keadaan mereka,” jelas dia.

Terawan pun menitipkan agar masing-masing Dinas Kesehatan di daerah turut melakukan pendampingan lanjutan. Menurut dia hal yang paling diperlukan masyarakat ialah pendampingan agar mereka bisa kembali ke aktivitas dan keluarga masing-masing.

“Itu kita lakukan Dinas Kesehatan agar melakukan surveillance tracking untuk membantu mereka bersosialisasi kepada masyarakat dan keluarga. Dinas Kesehatan memantau dan kita sudah berkoordinasi,” tutup dia.(ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY