BERBAGI
Sejumlah anggota DPRD Kota Batam memberikan selamat kepada Helmi Hamilton usai terpilih menjadi wakil ketua dprd Kota Batam menggantikan tengku hamzah huzein usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Batam, Jumat (8/9/2017).

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM– Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, mengumumkan usulan pemberhentian pimpinan DPRD Kota Batam dari fraksi Partai Demokrat, Teuku Hamzah Husein, Jumat (8/9/2017) dalam rapat paripurna di DPRD Kota Batam.

Di hari yang sama, Nuryanto juga mengumumkan kalau sisa masa jabatan Hamzah sebagai Wakil Ketua III, diusulkan akan digantikan Helmi Helminton untuk periode 2014-2019.

Keputusan tersebut diambil, setelah menindaklanjuti surat dari DPP Partai Demokrat soal penggantian posisi kader partai Demokrat di DPRD Kota Batam.

“Sebagaimana tata tertib, pimpinan diberhentikan dari jabatannya, apabila diusulkan dari partai politiknya,” ujar Nuryanto.

Dia mengatakan, dari pimpinan DPRD Kota Batam juga telah menerima surat dari DPC Partai Demokrat tertanggal 10 Agustus lalu perihal Pergantian Antar Waktu (PAW). Surat tersebut juga melampirkan surat dari DPP Partai Demokrat soal rekomendasi posisi Hamzah akan digantikan Helmi.

Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan serangkaian langkah, sampai pada surat pemberitahuan kepada Wakil Ketua III DPRD Kota Batam. Termasuk juga melakukan konsultasi kepada pihak-pihak terkait di Provinsi Kepri, melakukan klarifikasi karena adanya perbedaan antara surat dari DPC dan DPP Partai Demokrat.

Tak diam begitu saja, diakui Nuryanto, Hamzah juga membuat surat balasan kepada pimpinan DPRD Kota Batam. Intinya dia menolak dikatakan in disiplin selama menjabat Wakil Ketua III DPRD Kota Batam.

“Apakah saudara-saudara dapat menyetujui usulan pemberhentian pimpinan DPRD Kota Batam fraksi Partai Demokrat sisa masa jabatan 2014-2019?,” tanya dia.

“Apakah saudara-saudara dapat menyetujui usulan pengangkatan calon pengganti pimpinan DPRD Kota Batam fraksi Partai Demokrat sisa masa jabatan 2014-2019?,” kata Nuryanto, setelah memberikan penjelasannya

Sementara itu, Helmi mengatakan, setelah usulan pengangkatannya sebagai pimpinan DPRD Kota Batam dari fraksi Demokrat disetujui, proses selanjutnya ada di Wali Kota Batam untuk diteruskan kepada Gubernur Kepri. Agar dibuatkan Surat Keputusan pengangkatan dirinya.

“Kemudian baru dijadwalkan di Badan Musyawarah untuk pelantikan saya sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Batam dalam rapat paripurna istimewa,” kata Helmi, usai rapat paripurna di DPRD Kota Batam, Jumat (8/9/2017).

Laki-laki yang saat ini masih duduk sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Batam itu melanjutkan, penggantian posisi tersebut sebenarnya sudah pernah dibahas di internal partainya sejak tiga tahun lalu. Oleh partainya, Helmi diminta untuk bersabar, hingga rencana penggantian itu kembali menghangat setahun belakangan ini. Diakuinya memang ada konflik, namun Helmi tak mau membocorkannya.

“Setelah pilkada DKI kemarin, baru jalan. Ada banyak hal mengapa diganti. Satu diantaranya karena in disipliner saudara Hamzah,” ujar dia meniru pernyataan surat DPP Partai Demokrat, terkait alasan penggantian Hamzah sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Batam.

Disinggung soal visinya setelah dilantik sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Helmi mengatakan, dirinya akan bersinergi dengan pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Batam.

“Fungsi DPRD akan ditingkatkan, budgeting dan lainnya. Ya, bersama-samalah,” kata Helmi.

Disinggung soal posisi Hamzah yang digantikan Helmi, dia mengaku belum tahu.

“Bisa di Komisi I atau Komisi III atau di komisi yang lain. Tetap sebagai anggota DPRD juga,” ujar dia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY