CENTRALBATAM.CO.ID,BATAM-Anggota Komisi I DPRD Batam, Musofa mengungkapkan pergantian kepala dinas atau SKPD menjadi hak Wali Kota Batam. Dirinya juga mengingatkan agar dalam pergantian Kepala Dinas, Wali Kota harus memiliki tolak ukur, pertimbangan dan analisa pejabat yang akan diganti atau dipilih.
“Harapannya kalau bisa jangan sampai mendapatkan yang lebih buruk menjadi penggantinya,” ujar Mustofa, Selasa (6/2/2018)
Ia mendukung adanya pergantian eslon II di Pemerintahan Kota Batam. Asalkan adanya perbaikan dari yang sudah ada. Menurutnya sah saja. Jikalau memang tidak mampu tidak perlu di pertahankan.
Anggota Komisi III DPRD Batam, Muhammad Jeffry K. Simanjuntak berharap agar pejabat yang dipilih benar-benar sesuai keahlian dan kemampuan, baik itu sebagai pemimpin atau manajerial. Agar adanya kemajuan dari sebelumnya. Bisa memberikan yang lebih baik lagi kepada negara.
“Saya tak bilang kadishub tak mampu tetapi memang bukan ahlinya dia,” katanya.
Jeffry menambahkan, wajar Wali Kota memutasi jabatan ini karena ada beberapa hal yang dirasa tidak mampu untuk diatasi. Dia mencontohkan, ketika Wali Kota konsentransi meningkatkan retribusi parkir tepi jalan, kenyataannya retribusi parkir tak pernah meningkat dari tahun ke tahun.
“Bayangkan dari Rp 30 miliar target realisasi hanya Rp 3 miliar,” ujarnya.
Begitu juga dengan kemudahan transportasi. Kenyataannya sampai saat ini masih banyak bus, angkot dan kendaraan lain yang seharusnya tidak layak jalan masih bebas beroperasi.
Begitu juga dengan truk pengakut tanah dan pasir yang sampai saat ini dinas bersangkutan belum bisa menertibkan. Padahal, ada aturan yang mengatur truk pengakut tanah.
“Banyak PR yang belum diselesaikan Kadishub. Saya sebagai mitra belum puas atas kinerja dishub, dan jika memang ada rencana pergantian kami meminta haruslah benar-benar yang mampu,” katanya.
Selain Dinas Perhubungan, dirinya menilai pergantian kepala dinas lingkungan hidup juga harus segera dilaksanakan. Karena tidak memungkinkan dua dinas dijabat oleh satu orang.
“Dinas ini tanggungjawabnya juga cukup besar. Wali kota harus segera memilih, karena kalau masih Plt tentu tak akan maksimal,” ujarnya.

