BERBAGI
Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji saat melakukan evakuasi terhadap mobil yang dibuang ke jurang di kawasan Galang Barelang, Kamis (6/12/2018) / Foto dok Polsek Sekupang
CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sebuah mobil Avanza merah BP 1382 MD ditemukan
di jurang Jalan Trans Berelang, daerah Cakang, Kecamatan Galang, Batam, Kamis (6/12/2018).
Mobil itu milik Freddy yang hilang hampir dua minggu lalu.
Saat ditemukan, kondisi mobil dalam keadaan rusak di bagian depan. Posisinya berada di sekitar 30 meter dari tepi jalan Trans Barelang.
“Saat saya lewat kemarin dan lihat mobil itu di dalam jurang saya takut melihatnya ke bawah apakah ada korban, dan langsung telpon kepolisian Polsek Galang,” kata salah saksi warga sekitar Daerah Cakang, Galang Batam,Kamis (6/12/2018).
Mobil milik Freddy diduga sengaja dibuang ke jurang oleh pelaku. Mobil hilang saat diparkir di rumah Freddy di Taman Viktoria, Marina City dekat Hotel Merlion, Sekupang, Batam.
“Mobil ini diduga sengaja dibuang ke dalam jurang. Sebab ada dibuat batu di drainase yang berada dekat jurang untuk jalur mobil masuk ke dalam jurang Jembatan enam Galang,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji, Kamis (6/12/2018).
Oji juga mengungkapkan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Namun untuk melengkapi bukti dan mengamankan barang bukti (bb) hasil curian mobil yang berada di jurang akan dibawa ke Mapolsek Sekupang.
“Mobil sudah berhasil kita evakuasi dan akan kita bawa ke Mapolsek Sekupang untuk pengembangan lebih lanjut,”tuturnya.
Freddy (33) korban menuturkan, bahwa mobilnya hilang pada Senin (26/11/2018) pagi dari depan rumah.
Mobil itupun diketahui hilang ketika mereka bangun sekitar pukul 6.30 WIB.
Saat hendak ingin memanaskan kendaraanya, mobil sudah tidak ada di depan rumah.
“Setelah itu kami langsung ingin buat laporan ke polsek Batuaji, namun diarahkan ke Polsek Sekupang karena masih wilayah hukum Polsek Sekupang,” tuturnya.
Mobil Avanza yang hilang tersebut baru satu tahun dimilikinya setelah dibeli setahun lalu.
“Baru satu tahun mobil itu sama saya, dan saya membelinya sekitar Rp 200 juta lebih,” ujarnya.(*)
BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY