BERBAGI
Surat Perjanjian PT Bukit Panglong Dengan Karyawan PHK

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Mantan Karyawan PT Bukit Panglong, Marhasa Sinaga merasa ditipun oleh perusahaan yang selama ini dirinya bekerja menafkahi keluarga.

Pasalnya, PT ini melalui HRD  Juliet Ismail telah membuat kesepakatan tertulis bahwa perusahaan akan bertanggungjawab membayar uang PHK sebanyak Rp 70 juta kepada yang bersangkutan. Dalam kesepakatan itu, disebutkan perusahaan akan membayar sebesar Rp 4 juta per  bulan pada yang bersangkutan.

Naga menyebutkan, cicilan pertama akan dimulai pada tanggal 15 January 2017. Namun hingga saat ini dirinya belum menerima sepersen pun dari pihak perusahaan yang katanya bertanggungjawab.

“Kalau cicilan awal, dari perjanjiannya dimulai pada tanggal 15 Januari kemarin. Tapi hingga sekarang belum dibayar juga,” ujar Sinaga melalui istrinya Ira Wati, saat mengadukan nasibnya kepada camat Bintan Timur (Bintim), Kijang Rabu (22/2).

Baca Juga:  Premium langka, SPBU malah Jual ke Kendaraan Yang Dimodifikasi

Akibat tidak ada dibayarnya uang pesangon itu, kata Ira, suaminya mengalami depresi karena pada saat ini keduanya anak sedang sakit.

“Suami saya sekarang sekarang sudah putus asa. Saya tidak tau harus bagaimana lagi,” curhatnya ke camat.

Menanggapi permasalahan ini, camat Rusli mengatakan akan membantu karyawan ini menyampaikan ke Disnaker permasalahan mereka. Sebab, antara PT dan karyawan ada perjanjian tertulis yang sah secara hukum.

“Tadinya kalau tidak ada surat perjanjian khusus, saya mau mediasi. Tapi karena ada surat perjanjian khusus untuk pembayaran itu, maka saya akan berkontek-kontek (telpon) Disnaker membantu pihak ibu. Tapi ibu juga harus melaporkan hal ini ke Disnaker,” ujar Rusli sembari membuka isi dompetnya dan memberikan uang saku ke Ira Wati.

Baca Juga:  Februari ini "Si Tol Laut" Resmi Beroperasi di Bintan. Ini Mamfaatnya

Kepedulian camat Rusli sempat membuat Ira terharu dan meneteskan air mata. “Makasih pak,” ucap Ira.

Sementara itu, pihak PT Bukit Panglong, Juliet saat dikonfirmasi belum bisa memberikan komentar karena dirinya mengaku sedang berada di luar kota. “Saya masih di Padang mas, langsung aja ke PT sana. Tanya aja PT karena saya hanya menjalankan tugas aja,” tutupnya. (Ndn)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY