CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Masuknya covid-19 ke tanah air beberapa bulan lalu memaksa pemerintah mengeluarkan peraturan dengan mewajibkan para pembeli di warung untuk membawa makan atau minuman ke rumah. Akibatnya, sejumlah tempat usaha kuliner tutup dan membuat para pekerja kehilangan pekerjaannya.
Hal ini juga dirasakan oleh salah satu janda warga Kawal, Isnani (40). Kepada media ini dia mencurahkan saat-saat yang penuh sesak itu.
“Sekitar bulan Juli 2020 lalu, saya berhenti bekerja di warung selain karena sepi juga karena saya sakit-sakitan. Pas diberhentikan, saya sempat nangis dalam hati karena mikir kedua anak saya harus makan apa,”ujar Isnani membuka pembicaraan, Minggu (4/10).
“Tapi ternyata kegelisahan itu semua sirna saat ketua RT datang ke rumah membawakan uang tunai sebesar Rp 1.200.000. Tidak lama setelah ketua RT datang, sekitar dua minggu berikutnya, dinas sosial juga datang ke rumah dan memberikan bantuan berupa sembako,”kisahnya.
Menurutnya, bantuan itu sangat bermanfaat terlebih saat dirinya menjadi seorang pengangguran yang harus menfkahi kedua anaknya. Karenanya, ia mengatakan merasa sangat bersyukur memiliki Bupati Bintan seperti Apri Sujadi.
“Jujur, kebijakkan beliau sangat bermanfaat buat kami orang miskin,”ucapnya.
Tidak hanya sampai di situ, kebijakan Apri Sujadi dalam hal berobat gratis serta bebas biaya pendidikan sangat ia rasakan. Misalnya, setiap kali ia datang berobat ke Puskesmas Kawal selalu gratis bahkan obat di Kimia farma pu di gratiskan.
“Saya sekali seminggu berobat ke Puskesmas Kawal, dan di sana saya selalu dilayani dengan baik selain biaya perobat gratis. Bahkan jika obat ambil di Kimia Farma pun tetap gratis,”jelas wanita yang baru sebulan kembali kerja di warung makan itu.
“Kemudian, sempat stress karena pada waktu itu anak kedua saya masuk sekolah. Namun, pas mendaftar saya dikasih tau guru kalau biaya pendaftaran serta keperluan anak sekolah lainnya gratis. Jadi sedikit lega dan bisa focus pada penyakit yang saya derita,”tambahnya.
Ditanya apakah pernah ketemu Apri, ia mengatakan “tidak”. Meskipun demikian, ia mengatakan kebijakan Apri Sujadi sudah banyak di rasakan.
“Pengen sih ketemu beliau (Apri Sujadi) sekedar mengucapkan terimakasih. Tapi saya juga maklum, pekerjaan seorang Bupati itu tidak mudah. Apalagi Bintan ini tidak selebar daun kelor. Karena itu, kami doakan beliau bisa kembali memimpin Bintan serta melanjut program yang pro rakyat kecil,”pungkasnya. (Ndn)

