BERBAGI
ilustrasi

CENTRALBATAM.CO.ID– Perkembangan teknologi melahirkan banyak perusahaan rintisan berbasis digital. Mulai dari menjajakan produk lewat platform digital sampai menawarkan jasa yang memberikan solusi pada permasalahan di masyarakat.

Nah, buat Anda yang ingin masuk ke dalam industri digital, berikut ada beberapa kiat untuk tumbuh bersama industri yang tengah tumbuh subur ini.

Anantya Van Bronckhorst, pendiri perusahaan agensi digital Think.Web mengatakan, pertama Anda harus mengikuti tren industri digital. Sebab, industri ini terus menerus berubah.

“Satu-satunya yang konstan di industri ini adalah perubahan itu sendiri,” kata Anantya.

Jadi, saat masuk ke bisnis digital Anda harus mengikuti perubahan dan permintaan pasar. Kedua, Anda harus memecahkan masalah dengan menawarkan solusi berbasis digital. Karena, industri digital saat ini tengah masuk dalam gelombang ketiga yaitu menawarkan solusi atas masalah yang ada di masyarakat.

Baca Juga:  Kodim 0315 Bersama Asparnas Kepri Melakukan Kegiatan Fogging

Seperti kemacetan yang terjawab dengan ojek, atau belanja tanpa perlu ribet mencari parkir dan kena macet.

“Gelobang pertama itu website seperti membuat website dan kontennya bagi perusahaan-perusahaan. Gelombang kedua media sosial yang mulai di era 2010, kalau sekarang sudah masuk gelombang ketiga adalah human solution,” kata dia.

Saat ini, industri digital yang berkembang adalah yang dapat menjawab masalah di masyarakat dengan solusi. Semakin bisnis Anda menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat, semakin besar peluang pertumbuhannya.

Ketiga, hampir 90 persen akses intenet dilakukan lewat aplikasi di dalam ponsel. Artinya, pengembangan aplikasi mobile juga penting untuk bersaing di industri ini. Aplikasi yang ringan, mudah diakses dan meawarkan solusi akan menjadi magnet pasar.

Baca Juga:  Tidak Kantongi IMB, Camat Katang Bidara Minta Dinas Perizina Blacklist Kotage Kwansend Dan Hasim

“Think.Web juga sekarang mulai menggarap berbagai solusi bagi masalah klien dengan basis teknologi seperti membuat aplikasi yang memudahkan klien mengetahui hasil meeting dengan tim agensi lewat mobile,” kata dia.(ktn/ctb)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY