BERBAGI
Penyidik Perdagangan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta UMKM Bintan Setia Kurniawan

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Beberapa masyarakat, khususnya Ibu Rumah Tangga (IRT) di kelurahan Kawal, kecamatan Gunungkijang ketakutan membeli garam.

Pasalnya, akibat kenaikan harga garam beberapa waktu lalu ada dugaan mencampur pecahan kaca putih dan dicampur dengan garam.

“Gimana ini ya, garam katanya ada campuran pecahan kaca. Yang ngomong justru mama Ryan yang jual garam langsung,” ujar salah satu IRT, Usy, Minggu (27/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, pemilik toko yang menemukan langsung adanya garam itu langsung membuang bungkusan garam yang ditenggarai bercampur pecahan kaca itu.

Sementara itu, Penyidik Pegawai Negeri Sipil dari Disprindagkop Bintan, Setia Kurniawan meminta baik kepada penjual dan pembeli garam melaporkan jika menemukan hal serupa.

“Bilang sama warga langsung lapor polisi bang. Lapor juga kepemrintah. Karena itu kan sabotase,” ujar Kurniawan.

Ditanya apakah pihaknya sudah mendengar isu itu, ia mengatakan pernah melihat isu ini dipostkan ke facebook.

“Kalau lihat langsung atau baca berita belum. Tapi di media sosial (facebook) ada mungkin. Tapi itu lah, kedepan minta warga yang menemukan langsung lapor aja,” pungkasnya. (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY